Gorontalo — Pengembangan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama Bulan Suci Ramadhan dinilai mengalami peningkatan signifikan oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Nasir Majid. Hal ini terungkap saat ia melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap sejumlah UMKM di Provinsi Gorontalo bersama rekan-rekannya pada Kamis (04/04/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Nasir Majid menjelaskan bahwa salah satu UMKM yang menjadi fokus evaluasi adalah yang telah mendapatkan bantuan Rumah Produksi. Melalui kegiatan ini, Komisi II dapat memantau kondisi UMKM secara langsung dan menemukan bahwa ada peningkatan produksi selama Bulan Suci Ramadhan.
“Nampaknya, selama Bulan Suci Ramadhan ini, UMKM mengalami peningkatan dalam jumlah orderan dan pesanan dari masyarakat,” ungkap Nasir Majid, menggambarkan hasil pemantauan yang dilakukan.
Hal ini menjadi indikasi positif bahwa UMKM mampu memanfaatkan momen Ramadan untuk meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan potensi usahanya. Keberhasilan ini juga menjadi dorongan bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk serta layanan yang mereka tawarkan.
Dalam konteks ini, Nasir Majid menyampaikan harapannya agar Pemerintah Provinsi Gorontalo lebih memperhatikan pengelolaan UMKM secara lebih baik lagi dan terus mendorong terciptanya peningkatan. “Kita berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat lebih memperhatikan UMKM dan memberikan dukungan yang lebih besar lagi, khususnya bagi UMKM yang memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.
Dukungan dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan UMKM secara keseluruhan di Provinsi Gorontalo. Langkah-langkah strategis seperti pemberian bantuan, pelatihan, dan pembinaan akan menjadi modal penting bagi UMKM untuk terus berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Peningkatan produktivitas UMKM juga memiliki dampak positif bagi perekonomian lokal, di mana semakin berkembangnya UMKM akan membuka peluang lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, dukungan terhadap UMKM perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan demikian, peningkatan produktivitas UMKM selama Bulan Ramadan menjadi cerminan dari potensi dan kreativitas para pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Diharapkan, momentum ini dapat menjadi titik tolak bagi percepatan pertumbuhan UMKM di Provinsi Gorontalo menuju perekonomian yang lebih tangguh dan berdaya saing.












