GORONTALO – Kontingen Provinsi Riau menjadi salah satu rombongan pertama yang tiba di Gorontalo untuk mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Sebanyak 53 peserta bersama pendamping mendarat di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 04.50 WITA dan disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Gorontalo bersama panitia penyelenggara.
Penyambutan tersebut menjadi simbol kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah dalam menyukseskan agenda nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, serta para pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Ketua KTNA Kabupaten Kampar, Ade Minor, yang mendampingi rombongan Kontingen Riau, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran perjalanan menuju Gorontalo. Rombongan bertolak dari Provinsi Riau pada Kamis (18/6/2026) sore sekitar pukul 18.30 WIB, transit di Jakarta, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Gorontalo.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar sesuai arahan dari ketua. Perjalanan tidak ada kendala hingga kami tiba di Gorontalo,” ujar Ade.
Ia menjelaskan, sebanyak 53 orang yang telah tiba merupakan peserta dan pendamping yang akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII 2026.
Lebih lanjut, Ade mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo sejak rombongan tiba di bandara. Menurutnya, penyambutan yang dilakukan secara resmi mencerminkan keramahan masyarakat Gorontalo sekaligus penghormatan kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, Provinsi Gorontalo sangat antusias menyambut tamu-tamu, terutama kami dari Riau. Sambutannya sangat baik dan ada prosesi penyambutan yang membuat kami merasa dihargai,” katanya.
Ade berharap penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga mampu melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi antardaerah, serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia.
“Mudah-mudahan Gorontalo memberikan warna baru dari kegiatan ini dan menjadi kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi petani di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
PENAS XVII Tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi petani, nelayan, penyuluh, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan inovasi teknologi pertanian, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Kedatangan kontingen dari berbagai provinsi menandai dimulainya rangkaian kegiatan nasional yang dipusatkan di Provinsi Gorontalo, sekaligus menegaskan kesiapan daerah tersebut sebagai tuan rumah ajang terbesar bagi insan pertanian dan perikanan Indonesia.













