, Gorontalo – Jelang hari raya Idul Fitri 1444 H yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Penjabat Gubernur, Hamka Hendra Noer, melakukan pemantauan kesiapan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Jumat (14/4/2034). Dalam kegiatan pemantauan ini, Penjagub Hamka didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Jamal Nganro dan Kepala Bandara Joko Harjani.
Penjagub Hamka menyampaikan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan transportasi, termasuk bandara, dalam melayani masyarakat yang akan melakukan mudik dan pulang kampung. Hal ini juga sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan agar pemerintah bersama pemerintah daerah memastikan arus mudik lebaran berjalan lancar, tertib, nyaman, selamat, dan harga yang terkendali.
“Pemantauan ini untuk memastikan disimpul transportasi termasuk bandara siap melayani masyarakat dengan baik yanga akan mudik lebaran dan pulang kampung. Hal ini sesuai arahan pak Menhub bahwa pemerintah bersama pemerintah daerah memastikan arus mudik lebaran berjalan lancar, tertib, nyaman, selamat dan harga yang terkendali,” ungkap Hamka.
Selama pemantauan, Penjagub Hamka juga mengecek kebersihan beberapa fasilitas umum seperti musolah, tempat wudhu, dan toilet. Ia juga sempat menanyakan testimoni dari beberapa calon penumpang yang akan berangkat dari Gorontalo. Menurutnya, semua yang ditanyakan menyatakan pelayanan dari petugas bandara cukup bagus, bandara juga bersih, dan harga tiket terjangkau, tidak melebihi harga yang dipasang di depan pintu masuk.
“Semuanya menyatakan pelayanan dari petugas bandara cukup bagus. Bandaranya juga bersih dan harga tiket terjangkau, tidak ada yg melebihi harga yang dipasang di depan pintu masuk,” kata Hamka.
Penjagub Hamka mengaku sangat puas melihat kesiapan penyelenggaraan angkutan lebaran Idul Fitri 1444 H yang ada di Bandara Djalaluddin Gorontalo secara keseluruhan. Hal ini sesuai dengan narasi utama angkutan lebaran tahun ini, yaitu “Mudik Aman Berkesan.”
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, potensi pergerakan nasional masyarakat pada angkutan lebaran 2023 untuk Provinsi Gorontalo adalah 370.000 orang yang berangkat keluar ke daerah lain dan 180.000 orang yang akan masuk ke Gorontalo. Angka ini mencakup 0,3% dari total pergerakan nasional masyarakat yang akan melakukan mudik dan pulang kampung.
Dalam rangka memastikan arus mudik dan arus balik tetap lancar, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan menaati aturan yang berlaku selama melakukan perjalanan. Semoga angkutan lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman untuk semua masyarakat. (*)












