, Bone Bolango – Angka stunting di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) untuk saat ini masih berada pada angka 22 persen, hal itupun dipicu kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Hal ini diungkapkan Bupati Bone Bolango, Hamim Pou saat menghadiri kegiatan pengukuhan dirinya sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) di Puri Manggis Ballroom Hotel Aston, Rabu (15/02/2023).
“Stunting di Bonebol ini masih perlu adanya perhatian khusus kita bersama, jangan hanya pemerintah daerah saja namun ada juga kolaborasi dari semua lapisan masyarakat,” ujar Hamim
Melihat permasalahan yang terjadi di lapangan, maka Bupati Hamim ingin menseriusi persoalan stunting ini dengan cara membuat kantin stunting.
Dirinya meminta agar setiap desa mengalokasikan Dana Desa untuk kegiatan pencegahan stunting, salah satunya harus ada kantin stunting yang disiapkan puskesmas, serta posyandu.
“Di kantin kecamatan boleh juga kalau kejauhan atau di puskesmas di kantor desa tiap minggu menyediakan makanan tambahan untuk anak-anak, atau suami istri atau ibu hamil,” kata Hamim.
“Kenapa itu stunting harus di cegah? Karena itu kan menyangkut masa depan,” sambungnya.
Ia berharap melalui penanganan stunting ini bisa menciptakan generasi yang punya masa depan cerah.
“Ya jangan sampai kita meninggalkan generasi yang bodoh, lemah otaknya tidak berkembang dengan baik karena gizinya kurang, kan ini menyangkut masa depan suatu negara.” pungkasnya. (Jefri)












