, Gorontalo Utara – Kerinduan serta harapan Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) untuk bisa memberikan pendidikan atau edukasi terhadap masyarakat dalam menghadapi bencana terjawab sudah dengan adanya Sekolah Lapang Gempabumi.
Hal itu disampaikan Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu saat ditemui usai membuka pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi yang digelar oleh BMKG Stasiun Geofisika kelas II Gorontalo, berlangsung di Gedung Germas Kantor Bupati Gorut, Selasa (09/08/2022).
Bupati mengatakan, sejak mengetahui adanya potensi tsunami di Kabupaten Gorut, keresahan dan kerinduan akan pendidikan tentang cara menghadapi ancaman gempa bumi mulai dirasakan.
“Maka kerinduan dan harapan itu, hari ini jawabannya. Adanya Sekolah Lapang Gempabumi yang merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui BMKG dan BPBD, adalah satu peluang bagi kami untuk mengurangi kekhawatiran sebagai pemimpin daerah, agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup memadai dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Bupati Thariq, dengan adanya pelatihan itu dirinya berharap bahwa peta tsunami yang sudah disusun, akan menjadi panduan bagi masyarakat untuk evakuasi, sekaligus menjadi dasar bagi pelaksanaan pembangunan daerah.
Olehnya ia berharap, dengan adanya hal itu, menjadi SOP bagi seluruh pihak di Gorut dalam menghadapi ancaman gempa bumi. (Adv/Daily05)













