https://wa.wizard.id/003a1b

ATR/BPN Serahkan Arsip Sejarah, Menjaga Jejak Agraria untuk Generasi Mendatang

Dailypost.id
ATR/BPN Serahkan Arsip Sejarah, Menjaga Jejak Agraria untuk Generasi Mendatang (ist)

DAILYPOST.ID Jakarta – Di tengah percepatan transformasi digital, jejak masa lalu justru menjadi aset penting yang tak boleh dilupakan. Inilah yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat menyerahkan sejumlah arsip statis bernilai sejarah kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (21/4/2025).

Penyerahan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, tetapi sebuah komitmen kuat dalam menjaga memori kolektif bangsa, terutama terkait sejarah pengelolaan agraria dan pertanahan di Indonesia. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, yang memimpin penyerahan tersebut secara daring dalam webinar kearsipan, menegaskan bahwa arsip bukan hanya dokumen lama, melainkan identitas dan pijakan masa depan bangsa.

“Penyerahan arsip ini adalah bagian dari tanggung jawab sejarah. Di dalamnya tersimpan memori kolektif, jati diri bangsa, serta potensi besar untuk menjadi sumber penelitian dan pengembangan ilmu,” tegas Suyus.

Langkah Kementerian ATR/BPN ini memberi sinyal kuat bahwa penataan agraria tak bisa dipisahkan dari catatan masa lalu. Setiap dokumen yang diserahkan menjadi saksi atas proses panjang perjuangan agraria di Indonesia, mulai dari regulasi, konflik lahan, hingga reformasi pertanahan.

Arsip-arsip tersebut akan masuk dalam pengelolaan ANRI untuk kemudian diakses oleh publik, termasuk kalangan akademisi, peneliti sejarah, hingga pembuat kebijakan. Dengan demikian, pengelolaan tata ruang dan pertanahan tidak hanya bertumpu pada data teknis, tapi juga pada konteks historis dan sosial yang pernah tercatat dalam perjalanan bangsa.

Di era digital, dokumen fisik sering kali dianggap usang. Namun, langkah ATR/BPN menunjukkan bahwa arsip fisik tetap relevan dan bahkan menjadi fondasi kuat dalam penyusunan dokumen digital yang otentik. Digitalisasi arsip tanpa pengelolaan yang baik terhadap arsip statis justru berisiko menciptakan distorsi sejarah.

Melalui penyerahan ini, ATR/BPN juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga ketertiban arsip nasional. Keterlibatan ANRI menjadi krusial sebagai lembaga yang berwenang dalam preservasi, restorasi, hingga penyediaan akses terhadap arsip negara.

Langkah ATR/BPN ini menjadi cerminan bahwa kementerian teknis sekalipun tak melupakan nilai-nilai historis dan identitas kelembagaan. Menjaga arsip adalah menjaga warisan institusi dan memastikan bahwa kebijakan masa depan tak kehilangan konteks.

Dalam jangka panjang, arsip ini akan menjadi modal intelektual nasional, mendukung riset-riset kebijakan, serta memperkaya narasi sejarah tentang agraria yang selama ini masih banyak belum digali secara menyeluruh. (Adv)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version