https://wa.wizard.id/003a1b

Forkopimda dan TPID Gorontalo Sinergi Hadapi Tantangan Ekonomi Akhir Tahun

Editor: Febrianti Husain
Tim pengendali inflasi daerah (TPID) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo menyelenggarakan High Level Meeting (HLM), Kamis (19/12/2024). (Sumber Foto: Diskominfotik)

DAILYPOST.ID Kota Gorontalo–  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo menggelar High Level Meeting (HLM) di Aston Hotel pada Kamis (19/12/2024). Pertemuan ini membahas langkah strategis untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, dalam arahannya menyoroti tantangan yang kerap muncul di penghujung tahun, seperti lonjakan permintaan dan potensi gangguan pasokan barang.

“Penghujung tahun selalu membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam menghadapi lonjakan permintaan dan potensi gangguan pasokan barang selama musim liburan akhir tahun,” ujarnya.

Ismail menegaskan bahwa komoditas pangan seperti bawang, rica, dan tomat menjadi perhatian utama. Kenaikan harga pada komoditas tersebut tidak hanya memengaruhi daya beli masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi.

“Inflasi komoditas pangan adalah isu utama yang harus kita tangani bersama. Stabilitas harga pangan sangat penting, terutama dalam menjaga keseimbangan ekonomi di tengah masyarakat,” kata Ismail.

Untuk menghadapi tantangan ini, Ismail mengingatkan TPID agar terus memaksimalkan pelaksanaan program 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

“Saya yakin koordinasi intensif antar anggota TPID dan instansi terkait dapat menghasilkan berbagai solusi strategis dalam pengendalian inflasi, khususnya di akhir tahun ini,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Ismail menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pengendalian inflasi di Kota Gorontalo. Keberhasilan ini mendapat pengakuan dari pemerintah pusat berupa dana insentif fiskal sebesar Rp 7 miliar lebih.

“Kita patut berbangga atas apresiasi pemerintah pusat. Saya berharap dana insentif fiskal ini dapat menghasilkan langkah-langkah sinergis, responsif, dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi inflasi di akhir tahun,” pungkas Ismail.

Dengan adanya langkah-langkah strategis yang telah disusun, TPID Kota Gorontalo optimistis dapat menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama Nataru.

(d10)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version