, Kabupaten Gorontalo – Masyarakat Gorontalo hari ini berkabung, Ahad (30/1/2022). Salah satu tokoh pejuang pembentukkan Provinsi Gorontalo, Djamaluddin Panna, dikabarkan meninggal dunia.
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo pun turut berduka atas meninggalnya kawan seperjuangannya dalam usaha pemekaran Provinsi Gorontalo era tahun 2000. Djamaluddin kata Nelson adalah salah satu tokoh yang paling ngotot agar Gorontalo bisa mekar menjadi provinsi dan berpisah dengan Sulawesi Utara.
“Kami sangat kehilangan. Beliau adalah orang yang pada waktu itu juga paling ngotot agar provinsi Gorontalo mekar berpisah dengan Sulawesi Utara. Dan turut berjuang bersama-sama,” ungkap Nelson usai mendengar kabar wafatnya Djamaluddin Panna, Ahad (30/1/2022) pagi.
Sepintas Nelson juga mengenang bagaimana Djamaluddin Panna dengan kesetiaannya sama-sama berjuang dalam usaha pembentukan daerah Provinsi Gorontalo. Di mana beliau sangat ikhlas bersatu dalam The Presnas Center demi terwujudnya cita-cita pemekaran.
“Kegigihan, kejujuran, ikhlas dan setia hingga akhir. Semua masyarakat Gorontalo kehilangan,” ucapnya.
Nelson meminta agar warga Gorontalo bersedia mendoakan almarhum, sehingga amal ibadah beliau menjadi pahala dan diterima di sisi Allah SWT.
Nelson juga berharap, keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran dan ketabahan.
“Sekali lagi mari kita doakan almarhum diterima disisi allah SWT. Aamiin,” pinta Nelson Pomalingo
Djamaluddin Panna dikabarkan wafat pada pukul 04.45 WITA dini hari tadi. Dan sesuai rencana, jenazah almarhum akan dimakamkan hari ini juga (Ahad), seusai sholat dzuhur di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. (Daily10/Yon)
Artikel Meninggal Dini Hari Tadi, Nelson Minta Warga Gorontalo Doakan Almarhum Djamaluddin Panna telah tayang di news.dailypost.id.















