, Gorontalo- Hari keempat Reses berlangsung, dan kali ini giliran Sofyan Puhi bertemu dengan masyarakat Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo pada Kamis (02/11/2023). Dalam kesempatan ini, sejumlah isu krusial menjadi sorotan utama yang disampaikan oleh warga kepada Sofyan Puhi.
Permasalahan utama yang menjadi fokus dalam aspirasi masyarakat adalah kondisi jalan lingkar yang membutuhkan perbaikan mendesak. Jalan ini menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Keluhan mengenai kondisi jalan yang rusak menjadi salah satu poin yang disoroti warga, mengingat pentingnya akses yang layak untuk mobilitas mereka.
Selain itu, masyarakat nelayan di Desa Kayubulan juga mengutarakan kebutuhan mereka akan bantuan perahu fiber. Permintaan ini muncul sebagai upaya untuk meningkatkan sarana bagi para nelayan dalam mencari rezeki di lautan. Sebagian besar masyarakat di desa tersebut menggantungkan hidupnya dari profesi sebagai nelayan.
Di samping itu, aspirasi masyarakat juga mengarah pada permohonan bantuan dalam bentuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PEKKA). Permintaan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan perekonomian dan memberdayakan masyarakat setempat.
Reses ini menggambarkan komitmen kuat Sofyan Puhi dalam mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat di tingkat lokal. Harapannya, aspirasi yang disampaikan masyarakat bisa menjadi landasan untuk tindakan nyata demi peningkatan kualitas hidup dan ekonomi di Desa Kayubulan.
(Adi)













