, Kota Gorontalo – Wakil Wali Kota Gorontako, Ryan F. Kono meminta kepada setiap lintas sektor untuk menseriusi masalah stunting, khususnya di Kota Gorontalo.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan penilaian lomba kelurahan lokus stunting berbasis GerMas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo di Kantor Lurah Huangobotu Dungingi.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkot Gorontalo diantaranya memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil, intervensi gizi sensitif untuk mengatasi gizi tidak langsung.
Adapun program lain yang dilakukan adalah dengan menyerahkan sarana Kit siap nikah percepatan penurunan stunting. Kit siap nikah ini merupakan sebuah media komunikasi serta edukasi untuk mencegah stunting pada program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.
“Maka dari itu untuk ibu hamil dan menyusui, jangan malu untuk memeriksakan diri apalagi anaknya apa bila ada kegiatan imunisasi, pemberian ASI serta makanan pendamping ASI, silahkan ikut serta memeriksa,” ungkap Ryan. Senin (10/10/2022).
“Ini perlu diseriusi karena stunting ini dapat menganggu pertumbuhan pada anak sehingga harus ada keterlibatan dan kerjasama antara pihak pemerintah dan masyarakat,” sambungnya.
Masalah stunting ini menjadi sangat urgen karena apabila dibiarkan maka akan terkena pada generasi selanjutnya.
“Stunting juga bisa menurun ke generasi berikutnya bila tidak segera ditangani dengan serius,” tegasnya.
Ia berharap setiap stakeholder dapat melakukan sosialisasi dan edukasi agar masalah stunting ini bisa teratasi secara maksimal.
“Jadi sederhana saja, ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat, maka saya mengharapkan kepada seluruh pemerintah yang memiliki tanggungjawab didalamnya untuk terus menyuarakan bahaya stunting ini dan juga ditingkat masyarakat kita harus mengsosialisasikan kepada orang lain yang belum mengetahui stunting itu seperti apa” tandasnya. (adv/Jeff)















