, Sintang – Terjadi peningkatan signifikan terhadap jumlah kendaraan dan pelintas, sejak posko penyekatan dibuka mulai 6 Mei sampai dengan 18 Mei 2021 dan diperpanjang lagi hingga 24 Mei 2021.
Intensitas terjadi, baik pada kendaraan roda dua, roda empat, hingga lebih.
Ini tentu saja menambah kesibukan bagi petugas gabungan yang bertugas di posko Sepulut.
Bernard Saragih, selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang mengatakan bahwa, Posko Sepulut di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang itu adalah posko penyekatan dan razia bagi pelintas yang akan masuk ke Kabupaten Sintang.
“Jadi bagi para pelintas harus membawa surat keterangan hasil swab antigen negatif Covid 19 dari daerah asalnya,” tegas Bernard Saragih pada Kamis (20/5/2021).
Menurut keterangannya, seharusnya seperti pengusaha wajib membekali sopir-sopirnya jika ingin berangkat ke luar daerah dengan surat keterangan tes swab antigen negatif.
“Sekali lagi saya katakan posko Sepulut ini adalah posko razia bukan tempat pelayanan tes swab antigen, untuk pelayanan tes swab antigen itu di Dinkes, Puskesmas atau klinik,” kata Bernard Saragih.

Bernard Saragih kedepannya ingin konsolidasi dengan pihak Satgas penanggulangan Covid 19 dan Pemkab Sintang masalah tes swab antigen ini.
“Bila perlu saya akan tekankan untuk tes swab antigen khusus KTP kabupaten Sintang saja yang digratiskan untuk yang lain wajib bayar,” jelasnya.
Diapun berujar, selama ini untuk antisipasi pembengkakan biaya tes swab antigen, para pelintas yang ingin menuju kabupaten Melawi dan kabupaten Kapuas hulu dilepaskan.
“Untuk pelintas yang ke kabupaten Melawi ada posko penyekatan di Batu Nanta, sedangkan untuk yang ke kabupaten Kapuas hulu di Silat, kita arahkan kesana,” ujar Bernard Saragih.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh, MM, bahwa total jumlah pelintas yang sudah dilakukan tes swab antigen di posko hingga Rabu 19 Mei 2021 yang positif Covid-19 semakin meningkat.
“Ada sekitar 2809, total orang yang sudah di tes swab antigen, terdapat 58 positif, dan 2751 negatif ini update perkembangan hingga kemarin,” ungkapnya.
Ia katakan, untuk mengatasi keadaan dan kemampuan petugas maupun anggaran agar tidak kedodoran, untuk pelintas yang akan ke kabupaten Melawi dan kabupaten Kapuas hulu kita arahkan ke posko masing-masing.
“Pesan saya bersama Satgas penanggulangan Covid 19 kabupaten Sintang mari kita bersama mencegah, tanpa partisipasi masyarakat petugas gabungan juga kedodoran,” pungkasnya.(Daily 26/Aldy)















