, Gorontalo – Pj. Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Muh. Jamal Nganro, mengadakan audiensi dengan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI), Nizar Ali pada Sabtu (6/5/2023) untuk membahas usulan penetapan Bandara Djalaluddim Gorontalo sebagai embarkasi/debarkasi haji baru di kawasan Timur Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Pj. Gubernur memohon dukungan kepada Sekjen Kemenag RI terkait usulan prioritas tersebut. Menurut Kadis Perhubungan, respon Sekjen Kemenag RI sangat baik dan siap mendukung usulan dari Pj. Gubernur.
“Beliau menyarankan agar dibuat pertemuan dengan menghadirkan Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah,” kata Kadis Jamal.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI terkait usulan Bandara Jalaluddin Gorontalo ini. Pj. Gubernur juga telah menyampaikan hal yang sama kepada Menteri Perhubungan RI pada saat audiensi melalui zoom meeting pada tanggal 11 April 2023.
Usulan ini didasari oleh beberapa pertimbangan, antara lain kawasan Timur Indonesia hanya memiliki satu embarkasi/debarkasi haji yaitu bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Sementara itu, kuota jamah haji cukup besar di kawasan ini, sehingga Provinsi Sulut dan Sulteng sudah hijrah ke embarkasi/debarkasi haji di Balikpapan.
Provinsi Gorontalo juga memiliki sumber daya alam yang cukup besar di sektor perikanan dan pertanian yang hasilnya berkualitas ekspor. Sementara itu, Provinsi Gorontalo juga tengah mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu, dengan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Gorontalo menjadi salah satu daerah penyangga di pulau Sulawesi yang sangat strategis untuk dikembangkan menjadi bandara internasional.
Dengan adanya usulan ini, diharapkan Bandara Djalaluddin Gorontalo dapat menjadi embarkasi/debarkasi haji baru yang memudahkan jamaah haji di kawasan Timur Indonesia.
Penulis: Jefry Potabuga Editor: VPakai















