https://wa.wizard.id/003a1b

Dugaan Potongan HOK Di Anggrek, HS : Persoalannya Ada Di Internal Kelompok

Dailypost.id

DAILYPOST.ID Gorut,- Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Memberikan apresiasi terhadap kinerja dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Bone Bolango yang sudah memberikan banyak program peningkatan perekonomian masyarakat kabupaten gorontalo utara melalui program Padat Karya Tunai (PKT) yang ada di kecamatan anggrek.

Hal ini sebagaimana dikatakan Hamzah sidik usai melakukan mediasi bersama pihak Komisi 2 Dprd Provinsi Gorontalo, atas aduan masyarakat pekerja program penanaman mangrove di kecamatan anggrek yang sebelumnya terinformasi adanya dugaan potongan Honor upah kerja (HOK) yang dilakukan oleh pihak BPDASHL.

Hamzah saat diwawancarai mengatakan, setelah melakukan proses tindak lanjut, dan juga hasil investigasi di lokasi, aduan dari para pekerja yang menyatakan bahwa ada potongan honor upah kerja dari pihak BPDASHL ternyata tidak benar, setelah melakukan penelusuran lebih jauh, potongan Honor upah kerja yang selama ini di persoalkan merupakan persoalan internal yang terjadi di dalam kelompok itu sendiri.

” Berbicara permasalahan soal potongan honor upah kerja tentunya bukan dari pihak BPDASHL, persoalan potongan itu ternyata terjadi di internal kelompok, persoalan BPDASHL saya rasa sudah Clear,” Kata Hamzah, Rabu (20/1/2021).

Politisi Golkar ini juga meminta kepada pihak BPDASHL kedepannya untuk bisa melakukan evaluasi program tentang apa saja yang menjadi kekurangan dari kelompok pekerja dilapangan, seperti melakukan asessment dan supervisi, agar kemudian pengelolaan keuangan kelompok bisa tertata dengan rapih.

” Pihak BPDASHL kedepannya saya minta untuk melakukan evaluasi lagi terhadap programnya, agar persoalan seperti ini tidak terjadi lagi,” terang Hamzah.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Gorut, Matran Lasunte, saat diwawancarai via telefon seluler mengatakan, persoalan di internal kelompok pekerja mangrove dikecamatan anggrek, diharapkan untuk tidak terjadi kedepannya, program padat karya tunai yang telah diselenggarakan di daerah ini, semestinya mendapatkan apresiasi dari masyarakat, dikarenakan sangat berdampak pada pendapatan perekonomian masyarakat gorut.

” Pada dasarnya program yang dilaksanakan oleh pihak BPDASHL itu sangat baik, karena bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecamatan anggrek, kami di dprd sangat mengapresiasi dengan program ini,” Ujar Matran.

Anggota Dprd yang tugasnya menampung aspirasi dari masyarakat kedepannya meminta kepada pihak BPDASHL untuk dapat memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan teknis pekerjaan dilapangan agar kemudian hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi dikemudian hari.

” Harus ada evaluasi secara keseluruhan di internal kelompok pekerja, kalau soal pihak BPDASHL saya rasa sudah clear, karena mereka bekerja sudah sesuai aturan, lagi pula pembayaran honor juga non tunai, jadi tidak mungkin ada potongan honor yang dilakukan pihak BPDASHL,” tutup Matran. (ADV Daily-03)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version