Gorontalo – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Gorontalo bersama Tim Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia melaksanakan kegiatan peninjauan dan koordinasi Program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER) di Kecamatan Paguat dan Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung optimalisasi jaringan irigasi pertanian, khususnya dalam menjaga kelancaran distribusi air hingga ke lahan-lahan pertanian milik petani. Melalui program PITER, jaringan irigasi tersier diharapkan dapat berfungsi dengan baik sehingga kebutuhan air tanaman terpenuhi dan produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim dari Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas KPTPH Provinsi Gorontalo, bersama koordinator penyuluh dan penyuluh pertanian setempat, serta Tim LIP dari Direktorat Irigasi Kementerian Pertanian RI.
Dalam pelaksanaannya, program PITER mencakup sebanyak 55 unit jaringan irigasi tersier yang dibagi ke dalam tiga tahap, yakni tahap pertama sebanyak 10 unit, tahap kedua 30 unit, dan tahap ketiga sebanyak 15 unit.
Pembagian tahapan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk dalam proses survei lokasi, verifikasi, sosialisasi, pelaksanaan pekerjaan fisik, hingga pemeliharaan jaringan irigasi bersama kelompok tani.
Kepala Dinas KPTPH Provinsi Gorontalo Melalui Kabid PSP, Grace Rawung menyampaikan bahwa pemeliharaan jaringan irigasi tersier merupakan langkah penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani dan menjaga ketersediaan air bagi tanaman.
“Program PITER ini diharapkan dapat membantu memastikan jaringan irigasi tersier berfungsi dengan baik sehingga distribusi air ke lahan pertanian petani menjadi lebih lancar. Kami juga mendorong keterlibatan aktif kelompok tani dan penyuluh dalam pelaksanaan maupun pemeliharaan jaringan irigasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Grace.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pertanian.
Melalui pelaksanaan PITER di Kecamatan Paguat dan Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, diharapkan jaringan irigasi tersier dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan budidaya, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Gorontalo.
Dinas KPTPH Provinsi Gorontalo terus mendorong koordinasi dan pendampingan bersama seluruh pihak terkait agar program prasarana dan sarana pertanian dapat memberikan manfaat nyata bagi petani serta mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.














