Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Gorontalo untuk lebih aktif menggelorakan olahraga rekreasi di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat melepas secara resmi 174 anggota kontingen Kormi Gorontalo yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII, Selasa (22/07/2025), di rumah jabatan gubernur.
“Olahraga rekreasi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Kormi harus menjadi motor penggerak agar olahraga ini semakin dikenal dan diminati masyarakat,” tegas Gusnar dalam sambutannya.
Menurut Gusnar, olahraga rekreasi bukan hanya sekadar aktivitas fisik semata, melainkan juga memiliki manfaat besar untuk kesehatan mental dan mempererat hubungan sosial di masyarakat. Ia menambahkan, aktivitas ini juga memiliki potensi besar sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
“Olahraga rekreasi tidak mengenal batasan usia atau aturan ketat seperti olahraga prestasi. Semua orang bisa terlibat, membentuk komunitas, dan berkreasi. Setelah Fornas, saya ingin kita duduk bersama untuk merancang strategi pengembangan olahraga rekreasi di Gorontalo,” lanjut Gusnar.
Sementara itu, Ketua Umum Kormi Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap olahraga rekreasi.
“Dukungan Pak Gubernur menjadi motivasi besar bagi kami. Tanpa perhatian pemerintah, olahraga rekreasi sulit berkembang optimal. Ini adalah bagian dari pembangunan SDM yang sehat, aktif, dan berbudaya,” ujar Mikson.
Pada Fornas VIII yang akan digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, Kormi Gorontalo mengirimkan 174 orang, terdiri dari 143 pegiat olahraga, 20 ofisial, dua wasit, dan sembilan panitia. Ajang berskala nasional ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan eksistensi olahraga rekreasi Gorontalo di kancah nasional.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan pemerintah daerah, Kormi Provinsi Gorontalo siap menjadikan olahraga rekreasi sebagai gaya hidup sehat sekaligus potensi ekonomi kreatif baru di daerah.












