Jakarta – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail terus mengintensifkan upaya memperoleh dukungan pemerintah pusat demi menyukseskan pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kunjungan kerja ke Jakarta, Selasa (03/02/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Gusnar melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terkait dukungan revitalisasi Sport Center David–Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo, yang direncanakan menjadi lokasi utama pelaksanaan PENAS XVII pada 20–25 Juni 2026.
Pertemuan itu berlangsung di Kantor Kemenpora RI dan Gubernur Gusnar diterima oleh Sekretaris Kemenpora RI. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya rekomendasi resmi Kemenpora sebagai pembina olahraga nasional guna mendukung revitalisasi sarana olahraga tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menjelaskan bahwa dukungan Kemenpora sangat krusial mengingat Sport Center Limboto akan menjadi pusat kegiatan nasional dan dijadwalkan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Bapak Gubernur berupaya segera memperoleh dukungan rekomendasi dari Kemenpora RI terkait revitalisasi Sport Center Limboto sebagai lokasi pelaksanaan PENAS XVII 2026 yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI,” ujar Sultan.
Selain membahas infrastruktur olahraga, Gubernur Gusnar juga memaparkan program pengembangan kewirausahaan pemuda sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Program tersebut meliputi dukungan talenta digital, ekonomi kreatif, serta berbagai kegiatan produktif seperti bengkel keterampilan, musik, teater, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pemuda.
Tak hanya itu, Gubernur Gusnar turut menyoroti pentingnya penyiapan sumber daya manusia olahraga melalui pembentukan sekolah khusus olahraga. Saat ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah membentuk Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Daerah (SPOBDA) sebagai wadah pembinaan atlet potensial.
“SPOBDA sudah terbentuk, namun masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang lebih representatif agar pembinaan atlet dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” jelas Sultan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail didampingi oleh Kadis Parekrafpora Sultan Kalupe, Staf Khusus Gubernur Bonny M. Ointu, serta jajaran terkait lainnya.
Upaya ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memastikan PENAS XVII 2026 tidak hanya sukses sebagai agenda nasional petani dan nelayan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan olahraga, kepemudaan, dan ekonomi daerah.















