Komitmen Dukung Sekolah Penggerak, Wali Kota Gorontalo: Pemerintah Daerah Kuncinya!

Dailypost.id
Wali Kota Gorontalo saat memberikan sambutan. Foto: Istimewa/Kominfo

DAILYPOST.ID , Kota Gorontalo- Wali Kota Gorontalo Marten Taha menghadiri kegiatan pembukaan Forum Pemangku Kepentingan Daerah Semester II Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 Tahun 2022, yang digelar di Maqna Hotel Ballroom, Senin (18/04/2022).

Forum ini bertujuan untuk merefleksikan capaian kemajuan pendidikan serta penyampaian rencana dan komitmen tindak lanjut peningkatan kualitas pendidikan di Kota Gorontalo.

Wali Kota dalam sambutannya mengungkapkan, dalam rangka mengawal program ini agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan untuk memajukan pendidikan di Kota Gorontalo, maka dilaksanakan suatu forum diskusi antar pemangku kepentingan, untuk membahas berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan yang dapat dilakukan oleh pemangku kepentingan di masing-masing satuan pendidikan.

“Pada forum ini seluruh pemangku kepentingan merefleksikan capaian kemajuan pendidikan di daerahnya secara rutin setiap semester, serta menyampaikan rencana dan komitmen tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya,” tutur Wali Kota.

Marten menjelaskan, dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun kedepan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui program Merdeka Belajar akan mendorong hadirnya ribuan sekolah penggerak.

“Sekolah penggerak ini nantinya yang mampu mengimplementasikan kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) terutama dari kepala sekolah beserta guru. Sekolah-sekolah ini akan menjadi penggerak untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan atau transformasi sekolah sebelumnya. Dimana Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri dan swasta di seluruh Indonesia untuk bergerak lebih maju yang dilakukan secara bertahap dan terintegrasi.

“Program sekolah penggerak merupakan program kolaborasi antara Kemendikbud dengan pemerintah daerah dimana komitmen pemerintah daerah yang menjadi kunci utama,” imbuhnya.

Marten menambahkan, Program Sekolah Penggerak akan mendapatkan lima intervensi, salah satunya Pendampingan konsultatif dan Asimetris. Dimana Kemendikbud melalui unit pelaksana teknis (UPT) di masing-masing provinsi memberikan pendampingan bagi Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam perencanaan program sekolah penggerak dan memfasilitasi Pemda dalam melakukan sosialisasi kepada pigak-pihak terkait hingga mencarikan solusi jika terjadi kendala di lapangan.

Baca Juga:   Pemkot Gorontalo Tindak Tegas dan Lindungi Korban Dugaan Pencabulan di Sekolah

Selain itu, penguatan sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah menjadi bagian dari intervensi program sekolah penggerak.

Wali Kota menuturkan, setelah sekolah diintervensi oleh program sekolah penggerak, akan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran sehingga meningkatkan hasil belajar siswa dan capaian perkembangan anak. Nantinya, model dan praktik baik dengan performa terbaik akan diidentifikasi untuk selanjutnya diintegrasikan dengan program transformasi sekolah.

“Sehingga harapannya sekolah yang diintervensi oleh program sekolah penggerak akan dapat menggerakkan sekolah lainnya,” pungkas Wali Kota. (*)

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Marten Taha Ingin Asdepamsi Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia