Konsolidasi di Tabongo dan Batudaa, Hendra Hemeto Perkuat Eksistensi LPTQ Membumikan Al-Quran

Dailypost.id
Konsolidasi di Tabongo dan Batudaa, Hendra Hemeto Perkuat Eksistensi LPTQ Membumikan Al-Quran

DAILYPOST.ID , Kabupaten Gorontalo – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) terus berupaya mengaktualisasikan perannya dalam menjawab berbagai tantangan upaya membumikan Al-Quran dan mengembangkan Syiar Islam di tengah-tengah umat.

Seperti dikemukakan, Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Gorontalo ketika memimpin Konsolidasi LPTQ Kabupaten Gorontalo, di Kecamatan Tabongo dan Batudaa, Jumat (06/01/2023).

Ia menjelaskan, konsolidasi ini dilakukan dalam rangka untuk mengoptimalkan dan mengaktifkan tugas dan fungsi Pengurus LPTQ dalam membumikan Al-Quran serta memperkuat eksistensi LPTQ, khususnya di Kabupaten Gorontalo.

Konsolidasi di Tabongo dan Batudaa, Hendra Hemeto Perkuat Eksistensi LPTQ Membumikan Al-Quran

Selain itu, terdapat beberapa hal penting disampaikan Hendra Hemeto saat membuka dan memimpin konsolidasi tersebut. Ia menginginkan agar seluruh PNS (muslim) diwajibkan belajar Al-Quran.

Baca Juga:   HANI 2024: Wabup Hendra Hemeto Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Narkoba

Hendra pun bertekad, LPTQ didorong agar tumbuh menjadi pusat kegiatan pendidikan Al-Quran secara umum, sehingga dapat menggelar ragam kegiatan, salah satunya pendidikan dan latihan (diklat) bagi para guru ngaji.

“Ya, tujuan utamanya adalah bagaimana kita membumikan Al-Quran, maka dari itu kami berkomitmen agar LPTQ ini semakin eksis dalam mendukung para guru ngaji. Misalnya dengan membuat diklat yang pesertanya tidak lain adalah guru ngaji dan harus ada sertifikatnya, sebab kami menginginkan LPTQ menjadi tumpuan mereka.” kata Hendra.

Baca Juga:   Open House Lebaran Ketupat di Rumah Wabup Hendra Hemeto Dihadiri Dua Mantan Gubernur

Lebih lanjut, Hendra juga mengharapkan agar ada regulasi yang mengatur sekolah-sekolah terkait upaya membumikan Al-Quran tersebut.

“Dalam mempersiapkan kader bibit yang bisa bertarung di MTQ atau STQ, tentu kita harus lebih optimal. Misalnya dengan menerapkan syarat masuk sekolah harus punya Sertifikat Baca Al-Quran,” ucap Hendra.

Ke depan juga sambung Hendra, pihaknya akan mempersiapkan gelaran STQ, Tilawah Hifzul Quran hingga hafalan hadis beserta panduannya.

“Begitu juga dengan MTQ yang harus mengikutsertakan anak-anak hingga orang dewasa. Kalau perlu kita undang penimbinaan tilawah,” tuturnya. (daily02)

 

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Baca Juga:   Wabup Hendra Hemeto Tutup Turnamen Sepak Bola GMP Cup I 2023 dengan Semangat Kebersamaan
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia