, Kotamobagu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Kotamobagu di kancah religius tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Kafilah Kota Kotamobagu resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026, sebuah capaian yang mengukuhkan konsistensi Kotamobagu sebagai daerah dengan pembinaan Qur’ani terbaik di Sulut.
Gelar juara umum tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ XXXI yang berlangsung khidmat dan meriah di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Kamis 10 Juli 2026. Ribuan pasang mata menjadi saksi saat piala bergilir juara umum diserahkan dan Kota Kotamobagu disebut sebagai yang terbaik.

Bagi Weny Gaib, prestasi ini bukan sekadar soal piala, melainkan cerminan dari keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang religius, berakhlak, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat Kotamobagu Bersahabat.
“Ini adalah hasil dari proses pembinaan yang panjang, doa orang tua, kerja keras pelatih dan keikhlasan para peserta. Pemerintah Kota Kotamobagu sangat bangga dan akan terus berkomitmen mendukung pembinaan keagamaan,” ungkap Wali Kota dalam keterangannya.
Buah Dari Pembinaan yang Konsisten dan Terstruktur
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kotamobagu, Moh. Aljufri Ngandu, mengungkapkan rasa syukur atas capaian luar biasa tersebut. Ia menyebut, juara umum ini adalah buah dari sinergi yang solid antara pemerintah, pelatih, pembina, ofisial, orang tua, dan seluruh anggota kafilah.

[FOTO : Foto bersama kafilah Kotamobagu lengkap dengan medali dan Wali Kota serta pengurus LPTQ]
“Alhamdulillah, Kafilah Kota Kotamobagu berhasil meraih Juara Umum pada MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, semangat, dedikasi, dan sinergi seluruh peserta, pelatih, pembina, ofisial, serta dukungan dari berbagai pihak,” ujar Aljufri.
Aljufri merinci, tahun ini Kotamobagu mengirimkan kafilah terbaiknya dan berhasil meraih total 18 gelar juara. Rinciannya, 11 peserta meraih Juara 1, 4 peserta Juara 2, dan sisanya Juara 3 di berbagai cabang lomba. Jumlah inilah yang mengantarkan Kotamobagu unggul jauh dari kabupaten/kota lain dan kembali dinobatkan sebagai juara umum.
Menurut Aljufri, dukungan penuh dari Wali Kota Weny Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, dan Sekda Kotamobagu Sofyan Mokoginta menjadi faktor kunci. Pemerintah daerah tidak pernah lepas tangan, mulai dari pemusatan latihan, penyediaan pelatih profesional, hingga dukungan anggaran pembinaan LPTQ secara berkelanjutan.
Tradisi Juara dan Dominasi Tiga Edisi Terakhir
Capaian di Minahasa Utara ini semakin menegaskan dominasi Kotamobagu. Tercatat, ini merupakan gelar juara umum ketiga dalam empat edisi terakhir. Sebelumnya, Kotamobagu meraih juara umum pada MTQ XXVIII Tahun 2020 di Kota Manado, dan MTQ XXX Tahun 2024 saat menjadi tuan rumah. Hanya di tahun 2022 lepas, selebihnya Kotamobagu selalu di puncak.
Tradisi prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan tilawatil Qur’an di Kotamobagu berjalan secara sistematis dan berkelanjutan, tidak bersifat instan. LPTQ Kota Kotamobagu secara rutin melakukan penjaringan bibit qari-qariah muda dari tingkat kecamatan, hingga pembinaan di tingkat kota.

[FOTO : Suasana malam penutupan MTQ XXXI Sulut di Alun-alun Minut]
Penutupan MTQ XXXI Sulut 2026 sendiri berlangsung meriah. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut Ulyas Taha, Ketua LPTQ Provinsi Sulut Iskandar Kamaru, para kepala daerah se-Sulut, Kepala Kantor Kemenag Kota Kotamobagu Jalamuddin Lamato, serta seluruh kafilah dari 15 kabupaten/kota.
Dengan status juara umum, 11 peserta terbaik dari Kotamobagu yang meraih Juara 1 dipastikan akan mewakili Provinsi Sulawesi Utara pada ajang MTQ Tingkat Nasional mendatang. Pemerintah Kota Kotamobagu berharap, kiprah kafilah Kotamobagu dapat terus berlanjut hingga tingkat nasional dan membawa harum nama Sulawesi Utara.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kotamobagu atas doa dan dukungannya. Mari kita jaga prestasi ini dan terus lahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan,” tutup Aljufri.













