, Jakarta- Pose yang ditampilkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, dalam desain surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, menjadi sorotan publik. Pasangan ini menampilkan pose khas yang berbeda dari pasangan calon lainnya, menampilkan kekhasan dan pesan mendalam.
Dalam surat suara tersebut, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar terlihat mengenakan kemeja putih dipadu dengan jas hitam bertuliskan AMIN. Mereka menunjukkan pose mengangkat tangan kanan hingga sejajar dengan telinga, seolah sedang memberikan sapaan khas Indonesia.
Surya Tjandra, juru bicara Anies Baswedan, menjelaskan bahwa pose yang ditampilkan memiliki makna mendalam terkait dengan komitmen AMIN untuk perubahan dan pembenahan negara.
“Itu adalah sapaan khas Indonesia bagi semua warga negara. Ingin menunjukkan komitmen AMIN untuk kesejukan dalam bernegara, kesegaran menyongsong perubahan, dan perbaikan bagi masa depan negeri ini,” kata Surya kepada wartawan.
Surya juga menyoroti senyum cemerlang yang ditampilkan oleh pasangan ini dalam desain surat suara. Menurutnya, senyum hangat tersebut melambangkan ketulusan, keikhlasan, dan totalitas dalam bekerja demi bangsa. “Senyum hangat menunjukkan ketulusan, keikhlasan, serta totalitas dalam bekerja untuk bangsa. Sekaligus menunjukkan rekam jejak Anies dan Imin dalam kerja dan karya mereka di berbagai jabatan publik yang pernah diemban,” tambahnya.
Desain surat suara untuk Pilpres 2024 telah dinyatakan final oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia pada Selasa (28/11/2023). Yulianto Sudrajat, anggota KPU, mengungkapkan bahwa desain tersebut telah disepakati oleh semua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024.
“Desain sudah disepakati dengan paslon. Berikutnya masuk proses di percetakan,” ungkap Yuliant, dikutip dari ANTARA.
Sorotan terhadap pose unik Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di surat suara Pilpres 2024 memberikan dimensi baru dan mendalam terkait pesan komitmen, keikhlasan, dan harapan akan perubahan yang diwakili oleh pasangan calon tersebut.
(Berri L)















