Serentak di 3 Desa, Balintan Gorontalo Gelar Gerdal Massal Amankan 30 Hektar program PMAAS di Boalemo

Akbar

DAILYPOST.ID Gorontalo – Keberhasilan peningkatan produksi padi melalui program PMAAS tidak terlepas dari upaya perlindungan tanaman terhadap ancaman Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Untuk mendukung pencapaian target produksi dan menjaga potensi hasil panen, Balintan Gorontalo melalui petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT Penggerek Batang Padi (PBP) dan Hawar Daun Bakteri (HDB) seluas 30 Ha pada tiga desa yang menjadi lokasi program PMAAS, yaitu Desa Wonggahu Kecamatan Paguyaman, Desa Dulohupa dan Desa Trirukun Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.

Kegiatan Gerdal ini dilaksanakan berdasarkan pengamatan dan pemantauan intensif yang dilakukan oleh POPT Kecamatan Paguyaman dan Wonasari di lokasi program PMAAS. Menindaklanjuti laporan tersebut,  I Wayan Mudrik selaku Koordinator Wilayah POPT Kabupaten Boalemo melaksanakan gerakan pengendalian sebagai langkah responsif untuk menekan perkembangan OPT sebagai bentuk tindak lanjut atas kondisi pertanaman di lapangan sekaligus upaya memperkuat perlindungan tanaman guna mendukung keberhasilan program PMAAS dan menjaga potensi peningkatan produksi padi.

Penggerek Batang Padi (PBP) dan Hawar Daun Bakteri merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi.

PBP menyerang pada fase vegetatif dapat menimbulkan gejala sundep, sedangkan pada fase generatif dapat menyebabkan gejala beluk yang berpotensi mengurangi jumlah gabah yang terbentuk.

Hawar Daun Bakteri (HDB)  yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae ini dapat menimbulkan gejala hawar pada daun dan mengganggu proses fotosintesis, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung perkembangan penyakit.

Selain itu, bimbingan teknis dilakukan sebelum gerdal dilaksanakan. POPT mengimbau petani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala serangan PBP dan HDB serta melakukan pengamatan secara berkala. Dengan mengetahui perkembangan OPT sejak dini, petani  dapat mengambil tindakan pengendalian yang cepat dan tepat.

Kegiatan Gerdal OPT PBP dan HDB di lokasi PMAAS ini diharapkan dapat membantu meminimalisir serangan OPT, mengurangi resiko kehilangan hasil, serta mendukung keberhasilan program PMAAS dalam meningkatkan produksi dan produktivitas.

Sinergi antara POPT, penyuluh pertanian, dan petani menjadi faktor penting dalam mewujudkan perlindungan tanaman yang berkelanjutan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia