, Bone Bolango – Perbaikan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Gorontalo yang terbakar tahun 2022 itu sangat ditunggu-tunggu oleh orang tua siswa serta siswa itu sendiri.
Hal tersebut karena banyaknya pengeluhan yang disampaikan orang tua siswa.
Para siswa itu terpaksa harus belajar di ruang sempit dan pengap sehingga membuat pelajaran tidak berjalan dengan efektif.
Dikonfirmasi awak media, Rabu (11/10/2023), Kepala Bidang Pembinaan dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bonebol, Andres Akaseh mengungkapkan untuk pengusulan perbaikan telah dilakukan pasca terjadinya kebakaran namun, sampai saat ini belum tercover melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), sehingga penganggarannya menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU).
“Untuk tahun ini baru tercover satu, di tahun depan akan kita anggaran untuk perbaikan di sekolah tersebut, permasalahannya anggaran yang terbatas karena memang fiskal kita terbatas untuk DAU,” ucap Andres di ruang pribadinya.
Terkait dengan sekolah tersebut tidak tercover melalui DAK, kata Andres dilihat berdasarkan input data dari pihak sekolah, kemudian pemerintah pusat yang akan menentukan, dapat dan tidaknya sekolah tersebut.
“Untuk mendapatkan pembangunan baru melalui DAK di lihat berdasarkan input dapodik, secara kasat mata sekolah ini memang layak dapat namun kita harus liat kualitas dari dapodik nya,” tuturnya.
Sementara itu, Imran Mohammad, salah satu orang tua siswa warga Desa Kopi mempersoalkan Pemkab Bonebol tidak memfokuskan pembangunan yang bersifat darurat. Sementara proses pembangunan yang menurutnya biasa saja justru dipercepat.
“Kenapa gedung-gedung lain yang ada di Bonebol diusahakan cepat diselesaikan? Sedangkan untuk kepentingan publik khususnya pendidikan lambat,” ucapnya.
“Masalahnya kan jelas, kenapa tidak menjadi prioritas pemerintah, dan harus berbenturan dengan administrasi harusnya pihak pemerintah mencari solusi alternatif lain, karena ini terkait dengan masalah pendidikan, kepentingan publik.” tandasnya.















