Wagub Gorontalo Tinjau PLTMH Poduwoma, Dorong Penguatan Ketahanan Energi Daerah

Riski Kakilo
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Tim dari PT Bone Bolango Energi meninjau langsung lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (8/2/2025). (Foto: Diskominfotik).

DAILYPOST.ID Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, meninjau langsung lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Poduwoma di Desa Poduwoma, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (08/02/2025). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap proyek strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat suplai energi listrik di Provinsi Gorontalo.

PLTMH Poduwoma yang dikelola oleh PT Bone Bolango Energi ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian dan ketahanan energi daerah. Dalam kunjungannya, Wagub Idah didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Bambang Tri Handoko, serta disambut langsung oleh Direktur PT Bone Bolango Energi, Suhariyaman Pateda, bersama jajaran manajemen.

Wagub Idah menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan merupakan agenda resmi pemerintah maupun inspeksi mendadak. Ia mengaku datang atas dasar kepedulian pribadi dan rasa ingin tahu terhadap potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bone Bolango, khususnya di sektor energi terbarukan.

“Saya datang tanpa surat dan bukan sidak. Ini murni karena kepedulian saya terhadap Bone Bolango yang memiliki potensi luar biasa,” ujar Idah Syahidah Rusli Habibie.

Dalam kesempatan itu, Wagub Idah juga menanggapi adanya aksi penolakan dari sebagian masyarakat terhadap pembangunan PLTMH Poduwoma. Menurutnya, proyek tersebut telah berjalan dan hampir rampung, sehingga dibutuhkan pemahaman yang utuh dan menyeluruh terkait manfaat jangka panjangnya bagi daerah dan masyarakat.

Baca Juga:   Pemprov Gorontalo Siapkan Diri untuk Tuan Rumah Event Olahraga Internasional

“Saya menghormati dinamika demokrasi. Namun, masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya memahami manfaat besar dari proyek ini bagi Gorontalo,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Idah menekankan bahwa keberadaan PLTMH Poduwoma sangat strategis dalam mengurangi ketergantungan pasokan listrik Provinsi Gorontalo yang selama ini masih disuplai dari Provinsi Sulawesi Utara. Dengan beroperasinya pembangkit tersebut, diharapkan ketahanan energi daerah akan semakin kuat dan stabil.

“PLTMH ini harus dituntaskan dan berhasil. Gorontalo masih bergantung pada pasokan listrik dari Sulawesi Utara. Dengan hadirnya PLTMH, ketergantungan itu bisa dikurangi dan ketahanan energi daerah akan semakin kuat,” tegasnya.

Wagub Idah juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mengawal pelaksanaan proyek strategis nasional sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan berimbang. Hasil peninjauan tersebut, lanjutnya, akan dilaporkan kepada Gubernur Gorontalo, termasuk rencana peresmian PLTMH Poduwoma ke depan.

Baca Juga:   DPRD Gorontalo Apresiasi Inisiatif PMI dalam Pelayanan Kesehatan Banjir

Sebagai informasi, PLTMH Poduwoma memanfaatkan aliran Sungai Bone dengan kapasitas terpasang 2 × 4,95 megawatt dan estimasi produksi energi mencapai 52,68 juta kWh per tahun. Pembangkit ini menggunakan dua unit turbin Kaplan sumbu vertikal dengan total kapasitas 9,9 megawatt, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan listrik di Gorontalo.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia