Wakil Gubernur Gorontalo Buka Penataran Seputar Ramadan Wahdah Islamiyah

Riski Kakilo
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat mengukuhkan Tim Penyelenggaraan Jenazah Wahdah Islamiyah Provinsi Gorontalo pada rangkaian kegiatan Penataran Seputar Ramadan (PSR), Minggu (8/2/2026). (Diskominfotik).

DAILYPOST.ID Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo membuka secara resmi kegiatan Penataran Seputar Ramadan (PSR) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Provinsi Gorontalo, Minggu (08/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Azlea dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

PSR merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memberikan pembekalan kepada umat Islam terkait pemahaman fikih ibadah Ramadan. Materi yang disampaikan mencakup pelaksanaan puasa, salat tarawih, serta berbagai amalan sunnah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini
Baca Juga:   Turun Langsung ke Lapangan, Wagub Idah Syahidah Awasi Penyaluran Makanan Bergizi Gratis

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengajak umat Islam menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh rasa syukur, kegembiraan, dan kesiapan lahir batin.

“Ramadan harus kita sambut dengan rasa gembira dan bahagia. Bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo atas berbagai kekhilafan yang mungkin terjadi, baik dalam tutur kata, pelayanan publik, maupun kebijakan yang dirasakan belum maksimal oleh masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Gorontalo yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:   Wagub Gorontalo Tak Setuju Buku Diganti AI, Ini Alasannya!

Lebih lanjut, Wagub menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai titik balik perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik. Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama bulan suci, baik dalam sikap, perilaku, maupun aktivitas keagamaan, dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadan berakhir.

“Jangan sampai semangat ibadah hanya hidup selama Ramadan, tetapi memudar setelahnya. Nilai-nilai kebaikan itu harus menjadi bagian dari kehidupan kita sepanjang tahun,” tambahnya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo, Wagub juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan iman, akhlak, serta kehidupan keagamaan masyarakat.

Baca Juga:   Belajar dari Aceh, Gorontalo Siap Lakukan Revolusi Data demi Pelayanan Publik Lebih Akurat

“Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya program-program keagamaan yang berdampak langsung bagi umat, salah satunya pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center yang berlokasi di kawasan Gorontalo Outer Ring Road (GORR),” tegasnya.

Pada rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Gorontalo turut melakukan pengukuhan Tim Penyelenggaraan Jenazah Wahdah Islamiyah Provinsi Gorontalo, sebagai bentuk penguatan peran organisasi keagamaan dalam pelayanan sosial dan kemasyarakatan.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia