https://wa.wizard.id/003a1b

Warga Antusias Serbu Pasar Murah Pemprov Gorontalo, Subsidi Capai 62 Persen

Riski Kakilo
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat melayani masyarakat berbelanja di Pasar Murah Bersubsidi yang dilaksanakan di Lapangan Mako Lanal Gorontalo, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (16/3/2026).(Foto: Diskominfotik).

DAILYPOST.ID Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar pasar murah bersubsidi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sebanyak 1.500 kupon dibagikan kepada warga dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mako Lanal Gorontalo, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (16/03/2026).

Program pasar murah bersubsidi yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu daya beli masyarakat.

Menurut Idah, pelaksanaan pasar murah di Kota Gorontalo kali ini menjadi kegiatan ketiga yang digelar pemerintah provinsi selama periode Ramadan 2026.

“Sebelumnya pasar murah telah dilaksanakan di Kelurahan Dembe, Kecamatan Kota Barat, serta di Kelurahan Heledulaa yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Gorontalo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini difokuskan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang meningkatnya permintaan saat Idulfitri.

“Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada masyarakat, khususnya di Kota Gorontalo dalam membantu menyediakan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” kata Idah.

Dalam pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket tujuh komoditas bahan pokok dengan harga jauh lebih rendah dari harga pasar. Paket kebutuhan pokok yang normalnya bernilai sekitar Rp247.750 dapat ditebus warga hanya dengan Rp95.000.

Artinya, pemerintah memberikan subsidi sekitar 62 persen dari total harga paket.

Meski demikian, Wakil Gubernur menegaskan bahwa masyarakat tidak diwajibkan membeli seluruh paket. Warga diperbolehkan membeli komoditas sesuai kebutuhan dan kemampuan ekonomi masing-masing.

“Jika hanya membutuhkan beras atau bahan pokok tertentu saja, masyarakat dipersilakan menyesuaikan pembelian,” jelasnya.

Kesuksesan penyelenggaraan pasar murah ini juga didukung berbagai pihak. Idah menyampaikan apresiasi kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Gorontalo serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Gorontalo yang turut memfasilitasi kegiatan.

“Terima kasih kepada Danlanal Gorontalo dan Ketua Baznas Provinsi Gorontalo yang telah mendukung pelaksanaan pasar murah ini sehingga dapat membantu masyarakat,” ujarnya.

Selain penjualan bahan pokok bersubsidi, kegiatan turut diramaikan dengan pembagian doorprize dari Lanal Gorontalo serta penyaluran bantuan paket sembako kepada masyarakat oleh Baznas Provinsi Gorontalo.

Adapun komoditas yang tersedia dalam pasar murah bersubsidi tersebut meliputi:

  • Beras 5 kilogram: Rp25.000
  • Minyak goreng: Rp10.000 per liter
  • Cabai rawit: Rp10.000 per 0,25 kilogram
  • Bawang merah: Rp10.000 per 0,5 kilogram
  • Gula pasir: Rp10.000 per kilogram
  • Telur ayam: Rp10.000 per 10 butir
  • Ayam pedaging: Rp20.000 per ekor

Harga tersebut jauh di bawah harga pasar sehingga disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

Program pasar murah bersubsidi Pemerintah Provinsi Gorontalo diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri 2026. Pemerintah juga memastikan kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai wilayah guna menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version