, Pemalang – Dwi (25) merupakan warga Purwokerto, Jawa Tengah saben harinya mencari rejeki dengan cara menjadi manusia silver.
Ayah satu anak itu dijuluki manusia silver karena badannya sengaja dilumuri cat berwarna perak, Minggu (9/10/22).
Pada saat ditemui wartawan dailypost.id di depan stadion Mochtar Pemalang tempatnya bekerja ia mengatakan, “Selama merantau ke Pemalang ngamen jadi manusia silver dirinya pindah pindah, melihat ramai dan sepinya pengendara di traffic light,” katanya.

Dwi mengungkapkan selama ngamen per harinya bisa kantongi kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, “Semua ini demi keluarga, anak saya satu perempuan umur sembilan tahun, setiap seminggu sekali pulang ke Purwokerto,” tutur Dwi.
“Untuk para pejuang mencari nafkah demi keluarga apapun alasannya tetap semangat, ingat harta yang paling berharga adalah keluarga, tak ada pilihan lagi hanya ini yang bisa aku persembahkan untuk keluarga,” tutupnya. (Ragil)














