Gorontalo — Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan praktik baik dalam penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Pemerintah Desa Langgula, Kecamatan Batudaa Pantai, resmi menerima Piagam Penghargaan sebagai Pemerintah Desa Pro UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, berkat konsistensinya membina pelaku usaha mikro melalui Festival Sejuta Cumi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian closing ceremony Festival Sejuta Cumi yang digelar di Lapangan Desa Langgula, Selasa malam (16/12/2025). Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Eksplorasi Sumberdaya Cumi untuk Inovasi Pangan dan Ekonomi Berkelanjutan”, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan hari jadi desa.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, Arifin Suaib, mengatakan Festival Sejuta Cumi pertama kali digelar pada 2022 sebagai langkah strategis membranding Desa Langgula sebagai Kampung Cumi. Menurutnya, kekuatan utama festival ini bukan sekadar seremonial, melainkan terletak pada konsistensi pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah pemberdayaan UMKM. Pemerintah desa melakukan pembinaan kepada warganya secara berkelompok untuk mengolah produk berbasis cumi. Ini sudah berjalan konsisten dan sekarang memasuki tahun keempat,” ujar Arifin.
Ia menilai kemasan acara Festival Sejuta Cumi semakin matang dari tahun ke tahun. Selain pameran produk UMKM yang seluruh pesertanya berasal dari warga Desa Langgula, festival ini juga diramaikan dengan berbagai lomba dan kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Dalam pelaksanaannya, festival ini tidak hanya menarik partisipasi warga setempat, tetapi juga mendapat perhatian dari wilayah sekitar. Pada agenda seremonial, tercatat kehadiran perwakilan dari Kecamatan Biluhu dan Kecamatan Batudaa, yang menurut Arifin menjadi indikator positif meluasnya dampak kegiatan tersebut.
“Ini menjadi identifikasi yang baik terhadap pola pembinaan UMKM yang dilakukan. Karena dilakukan secara terkonsentrasi dan didukung anggaran pemerintah desa, maka pemerintah kabupaten lebih mudah masuk melakukan pembinaan lanjutan, seperti pelatihan, pendampingan perizinan, hingga penguatan kualitas produk,” jelasnya.
Atas dasar itu, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo memberikan penghargaan kepada Pemerintah Desa Langgula sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi kebijakan dan program pembinaan UMKM, khususnya melalui event tahunan Festival Sejuta Cumi.
Arifin berharap inisiatif Desa Langgula dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Gorontalo. Menurutnya, pengembangan UMKM akan jauh lebih efektif jika berbasis potensi lokal, dikelola secara kolektif, dan didukung penuh oleh kebijakan serta anggaran desa.
“Harapan saya, model seperti ini bisa direplikasi oleh desa lain. Ketika desa punya inisiatif kuat, pemerintah daerah tinggal memperkuat dari sisi pembinaan dan fasilitasi. Ini contoh nyata pembangunan ekonomi berkelanjutan dari desa,” pungkasnya.
Festival Sejuta Cumi kini tidak hanya menjadi agenda budaya dan ekonomi, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mendorong UMKM naik kelas serta memperkuat identitas ekonomi lokal Kabupaten Gorontalo. (D09/Riski)















