, Gorontalo – Polemik yang sebelumnya terjadi di tengah KPU dan Pemerintah Daerah terkait angka anggaran yang berbeda untuk penyelenggaraan pemilu 2024 kini mendapat tawaran angka yang rasional menurut DPRD Provinsi Gorontalo.
Tawaran angka tersebut lahir setelah dilakukan pertemuan guna membahas persoalan angka yang rasional pada Selasa (08/08/2023).
Hasil rasionalisasi KPU di angka 92 miliar sedangkan bagi Pemerintah Daerah senilai 85 miliar, sehingga DPRD Provinsi Gorontalo menawarkan angka yang berbeda dengan kedua lembaga sebelumnya.
“Saya kira ini angka yang rasional antara Pemda dan KPU, dan berada di tengah-tengahnya kita pada angka 90,5 miliar rupiah” ujar Ketua Komisi I, Aw Thalib.
Selanjutnya angka tersebut akan di bawa pada pembahasan Badan Anggaran nanti yang telah di jadwalkan.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi persoalan yang terkait dengan pemilukada untuk pembiayaannya di Provinsi Gorontalo tahun 2024” kata Aw Thalib.
Aw Thalib menambahkan bahwa pencermatan yang telah dilakukan sehingga menghasilkan angka 90,5 miliar berupa melihat kepatutan dan kewajaran yang berdasarkan kepada asas kebutuhannya dan bukan karena keinginan.
“Misalnya tentang hal yang terkait dengan transportasi, perjalanan, kegiatan-kegiatan rapat dan lain sebagainya, itu yang kita lihat” tandas Politisi Partai PPP.
Ketua Komisi I itu menyebut bahwa mereka bisa saja melakukan efisiensi anggaran namun jangan sampai melewati tahapan-tahapan pemilu itu sendiri.














