Finalis Putri Pariwisata Jadi Korban Cyber Bullying, Kasus Bakal Dibawa ke Jalur Hukum

Biro Kotamobagu
Foto:Akun Facebook penyebar Hoaks ( Kiri), Putri Gona Nender ( Kanan)

DAILYPOST.ID ,Kotamobagu— Dunia maya kembali dihebohkan dengan ulah akun Facebook yang diduga menyebarkan fitnah dan melakukan pengancaman terhadap seorang publik figur muda, Putri Gona Nender, finalis ajang Putri Pariwisata yang juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Akun Facebook bernama Putri Pisandorong  menjadi sorotan setelah membagikan unggahan yang dinilai telah mencemarkan nama baik Putri. Tak hanya melalui postingan publik, akun tersebut bahkan mengirim pesan pribadi bernada ancaman yang membuat Putri merasa perlu mengambil langkah tegas.

“Dia itu sudah saya bantu, namun entah angin apa yang menyebabkan dia begitu. Saya sudah tahu identitasnya dan dalam waktu dekat akan saya laporkan ke kepolisian. Ini harus dihentikan agar fitnah ini tidak melebar dan merusak nama saya,” tegas Putri kepada media, Jumat (2/8/2025).

Putri Gona Nender bukanlah sosok asing di kalangan masyarakat Kotamobagu dan sekitarnya. Ia dikenal sebagai salah satu finalis Putri Pariwisata yang berhasil menyabet penghargaan terbaik dalam kategori video drone. Tak hanya menonjol dalam dunia ajang kecantikan, Putri juga aktif di organisasi sosial Partner In Kinds (PIKO’S), di mana ia sering turun langsung membantu masyarakat kurang mampu.

Ironisnya, menurut pengakuannya, sosok di balik akun yang menyebarkan fitnah tersebut justru adalah orang yang pernah ia bantu secara pribadi.

“Orang itu bukan orang asing bagi saya. Justru sering saya bantu, baik secara langsung maupun lewat kegiatan sosial. Tapi balasannya malah fitnah dan ancaman,” ujar Putri dengan nada kecewa.

Kasus ini menjadi perhatian publik, apalagi karena disampaikan oleh figur muda berprestasi yang tengah membangun citra positif di tengah masyarakat. Langkah hukum yang akan ditempuh Putri menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak seenaknya mencemarkan nama baik orang lain di media sosial.

Polisi Didesak Bertindak Cepat

Sejumlah aktivis sosial dan warganet turut mendesak pihak kepolisian agar segera mengusut kasus ini. Mereka menilai, jika tidak ditindak tegas, kasus semacam ini bisa terus terjadi dan menjadi ancaman nyata bagi siapa saja yang aktif di ruang digital.

“Ini bukan sekadar soal pribadi, tapi menyangkut keselamatan dan martabat seseorang. Media sosial tidak boleh menjadi tempat menyebar kebencian dan ancaman tanpa konsekuensi hukum,” kata salah satu aktivis digital di Kotamobagu.

Putri berharap laporannya nanti akan ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

Editor : Salman

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia