Asahan – Forkopimda Kabupaten Asahan meninjau daerah yang belum tersentuh jaringan listrik PLN di wilayah Kabupaten Asahan, Kamis (25/6/2026).
Daerah yang belum tersentuh aliran listrik tersebut berada di Dusun VIII, Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.
“Dusun VIII hingga saat ini masih belum terjangkau jaringan listrik PLN, sehingga masyarakat belum dapat menikmati manfaat penerangan secara optimal,” kata Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dilokasi.
Ia juga menjelaskan, Pemkab Asahan telah melakukan koordinasi dengan pihak PLN, khususnya Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang berada di wilayah Kabupaten Asahan, agar Dusun VIII ini segera dialiri listrik PLN.
Selain itu, pihak PLN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar Dusun VIII ini dapat masuk dalam program penyediaan jaringan listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan kelistrikan.
“Mari kita berdoa bersama agar proses ini dapat segera terlaksana, sehingga masyarakat Dusun VIII dapat menikmati penerangan listrik dan merasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas hidup,” tutur Taufik.
Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan juga menyampaikan semboyan pahlawan nasional RA Kartini yang berbunyi “Habis Gelap Terbitlah Terang” untuk masyarakat Dusun VIII tersebut.
Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menyerahkan bantuan berupa satu unit genset dan tas sekolah kepada masyarakat setempat sebagai solusi sementara untuk membantu memenuhi kebutuhan listrik warga sekaligus mendukung kegiatan belajar anak-anak di dusun tersebut.
“Semoga genset dan tas sekolah yang diberikan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun VIII,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, serta para pemangku kepentingan dalam upaya membantu masyarakat dan mendorong terwujudnya akses listrik yang lebih merata guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.















