GPM di Tilote Diserbu Warga, Komoditas Pangan Murah Habis Terjual

Akbar

DAILYPOST.ID Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, ini mendapat antusiasme masyarakat. GPM digelar sebagai upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat, stabilitas harga pangan, serta mendukung pengendalian inflasi.

Kepala Dinas KPTPH Provinsi Gorontalo yang diwakili Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan (KSP), Berny Salindeho, hadir dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Manager Ekonomi Satria Pramandika.

Berbagai kebutuhan pangan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau. Komoditas yang dijual antara lain beras Gapoktan Rp13.000 per liter, Minyak Kita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp52.000 per rak/bak, cabai rawit merah Rp23.000 per 0,25 kilogram, bawang merah Rp12.000 per 0,5 kilogram, bawang putih Rp10.000 per 300 gram, tomat Rp10.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp35.000 per ekor. Sebanyak lima vendor/distributor turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Berny Salindeho mengatakan, GPM tidak semata-mata menjadi kegiatan penjualan pangan murah, tetapi merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya tentang menjual bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan, daya beli masyarakat, stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi,” ujar Berny.

Menurutnya, pelaksanaan GPM menjadi semakin penting di tengah kondisi harga sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan, khususnya cabai rawit merah. Kehadiran GPM diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Apalagi saat ini ada beberapa bahan kebutuhan pokok yang harganya cukup tinggi, seperti cabai rawit merah. Karena itu, pemerintah hadir melalui kegiatan seperti ini agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang wajar,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari seluruh komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan GPM tersebut habis terjual. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjadi indikator bahwa pelaksanaan GPM mendapat respons positif dari masyarakat.

Berny menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas KPTPH terus berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan. Hingga pelaksanaan kali ini, GPM telah dilaksanakan sebanyak 22 kali dan masih akan diagendakan kegiatan lanjutan dengan menggandeng Bank Indonesia Kantor Perwakilan Gorontalo melalui fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

“Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bank Indonesia serta berbagai pihak untuk memastikan kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan dapat terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Berny.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia