, Kotamobagu — Pemerintah Kota Kotamobagu memaparkan capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif, dengan peningkatan signifikan pada indikator makro daerah, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, terungkap bahwa kualitas hidup masyarakat terus membaik. IPM Kotamobagu tercatat naik menjadi 77,49, mencerminkan peningkatan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren menguat. PDRB per kapita kini telah menembus angka Rp43,3 juta per tahun, menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara umum.
Di sisi lain, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 5,97 persen pada tahun 2025, turun dari sebelumnya 6,59 persen. Penurunan ini memperlihatkan adanya perbaikan dalam penyerapan tenaga kerja di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Teddy Makalalag, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga penguatan jati diri daerah dan ketahanan sosial masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah pun didorong untuk terus menghadirkan kebijakan yang inklusif, agar pertumbuhan tidak hanya tinggi, tetapi juga berkeadilan.
Dengan capaian ini, Kotamobagu mulai menunjukkan arah pembangunan yang lebih terukur—tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi juga memperkuat kualitas hidup masyarakat secara nyata.















