Wagub Idah Tinjau Korban Banjir Bandang di Biau, Pastikan Kebutuhan 3.034 Warga Terdampak Terpenuhi

Laode
(Sumber foto : Diskominfotik Prov. Gorontalo) momen ibu wagub idah syahidah di bonceng di motor menuju lokasi terdampak banjir

DAILYPOST.ID Gorontalo Utara – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (29/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan darurat yang dilakukan pemerintah daerah.

 

Dalam peninjauan itu, Wagub Idah didampingi Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bersama jajaran pemerintah daerah dan tim penanganan bencana. Lokasi pertama yang dikunjungi yakni kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang dihuni 54 kepala keluarga.

 

Di lokasi tersebut, Wagub berdialog langsung dengan warga guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi pascabanjir. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten terus berupaya memberikan pelayanan maksimal selama masa tanggap darurat.

 

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Puskesmas Biau. Di tempat itu, Wagub Idah menyempatkan diri bertemu dengan seorang warga yang melahirkan secara normal di tengah situasi banjir. Setelah itu, rombongan meninjau SMP Negeri 1 Biau yang turut terdampak banjir bandang akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

 

Menurut Idah, perhatian utama pemerintah saat ini adalah memastikan pelayanan dasar masyarakat tetap berjalan, terutama pemenuhan kebutuhan pangan dan distribusi air bersih bagi warga terdampak.

 

“Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama pemerintah kabupaten terus berupaya memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik. Dapur umum sudah beroperasi sejak hari pertama banjir dan saat ini melayani kurang lebih 3.000 penerima manfaat,” ujar Idah.

 

Selain menyediakan makanan siap saji, pemerintah juga menyalurkan bantuan air bersih layak konsumsi untuk membantu masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

 

Pada kesempatan itu, Wagub Gorontalo juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut menjaga fasilitas pengendali banjir yang telah dibangun pemerintah. Ia menyoroti adanya dugaan perusakan bronjong sungai yang dapat memperparah risiko longsor dan banjir.

 

“Saya mendapat informasi ada kawat bronjong yang digunting lalu batunya dijual. Hal ini bisa menyebabkan longsor dan memicu banjir. Saya mohon masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun pemerintah karena dampaknya bagi kita semua,” tegasnya.

 

Selain melakukan peninjauan, pemerintah provinsi turut menyerahkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Biau. Bantuan tersebut meliputi lima karton sarung, 44 paket perlengkapan mandi, 18 paket perlengkapan wanita, delapan pak popok, serta 24 pieces mukena untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

 

Diketahui, banjir bandang di Kecamatan Biau terjadi pada Selasa malam menjelang Hari Raya Iduladha akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung secara terus-menerus.

 

Berdasarkan data Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, terdapat lima desa terdampak banjir, yakni Desa Didingga sebanyak 200 kepala keluarga atau 269 jiwa, Desa Omuto 168 kepala keluarga atau 562 jiwa, Desa Bualo 212 kepala keluarga atau 771 jiwa, Desa Biau 188 kepala keluarga atau 717 jiwa, serta Desa Luhuto 52 kepala keluarga atau 715 jiwa. Total warga terdampak mencapai 820 kepala keluarga atau 3.034 jiwa.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b
Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia