, Gorontalo – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Gorontalo, Muh Jamal Nganro menghadiri kegiatan pasar murah bersubsidi bagi 1000 pengemudi bentor (bentor konvensional) dan ojol (ojek online). Yang dipusatkan di Halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo.
Jamal Ngaro mengungkapkan bahwa kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo tersebut, dalam rangka menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi serta merespons dampak kekeringan El-Nino.
“Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi musim kering yang saat ini berlangsung, dengan memberikan kemudahan bagi para pengemudi bentor dan ojek online,” ujar Kadishub Gorontalo saat diwawancari diselah-selah kegiatan, Jumat (03/11/2023).
Jamal juga menerangkan program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Perhubungan Gorontalo dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gorontalo, yang merupakan kebijakan dari Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya.
“Disperindag telah menginisiasi program pasar murah dengan harga Rp.120.000, namun ditebus hanya seharga Rp.20.000, dan itu merupakan kebijakan dari PJ. Gubenur, Ismail Pakaya,” ucapnya.
Lanjutnya, untuk total peserta pasar murah kali ini mencapai 1.000 orang, terdiri dari pengemudi bentor konvensional sebanyak 627 orang, pengemudi bentor online sebanyak 295 orang, dan pengemudi ojol roda dua sebanyak 78 orang.
“Pasar murah ini diselenggarakan untuk memberikan bantuan kepada pengemudi bentor dan ojol, agar meringan beban mereka karena dampak kekeringan,” terangnya.
Jamal berharap program pasar murah ini dapat memberikan bantuan kepada pengemudi bentor dan ojol dalam menghadapi tekanan ekonomi, sekaligus membantu mengendalikan inflasi dan memberikan akses terhadap kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat Gorontalo.














