GORONTALO – Menjelang pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Landreform Tahun 2026, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Gorontalo, Achmad, S.ST., M.H., menerima kunjungan resmi jajaran Direktorat Jenderal Penataan Agraria di ruang kerjanya, Kamis (9/4/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kasubdit Pengaturan Redistribusi Tanah, Tejo Suryono, S.SiT., M.M., bersama tim, dalam rangka memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pertemuan yang berlangsung hangat namun tetap khidmat ini menjadi momentum awal untuk menyelaraskan langkah strategis dalam pelaksanaan program reforma agraria di Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Achmad menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pusat sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme jajaran pelaksana penataan pertanahan di daerah.
Sementara itu, Tejo Suryono memaparkan pokok-pokok strategis yang akan menjadi fokus dalam Bimtek Landreform 2026, khususnya terkait pentingnya verifikasi data yang akurat guna memastikan proses redistribusi tanah berjalan optimal dan berstatus clean and clear.
Diskusi juga menyinggung sejumlah tantangan spesifik di wilayah Gorontalo, termasuk percepatan penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) sebagai bagian dari upaya pemerataan penguasaan tanah.
Kakanwil Achmad menegaskan bahwa pendampingan langsung dari Direktorat Jenderal Penataan Agraria sangat penting untuk memastikan keselarasan pemahaman regulasi antara pusat dan daerah.
Melalui sinergi yang kuat ini, diharapkan pelaksanaan program redistribusi tanah di Gorontalo dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(adv)














