, Gorontalo – Cabai merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Bagi penjual atau pembeli, cabai sama pentingnya sebab menjadi aspek penunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk di Provinsi Gorontalo.
Salah satu permasalahan cabai yang dihadapi masyarakat adalah terkait harga yang tidak stabil bahkan mengalami peningkatan harga yang signifikan sehingga masyarakat merasa perlu adanya solusi dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menanggapi hal ini, Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring pengembangan kawasan cabai pada kelompok tani At Taubah di Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Monitoring tersebut dilakukan guna memantau secara langsung pengembangan kawasan pertanian cabai yang memiliki luas sekitar 500 meter persegi pada lahan milik kelompok tani.
Selain pada pengembangan kawasan tani, monitoring itu dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait teknik penanaman yang baik dan benar juga terhadap pemberatasan hama.
“Program bantuan ini sudah tepat sasaran, maka kami berharap agar kelompok tani penerima bantuan mampu meningkatkan perekonomian melalui bantuan tersebut,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Hj. Venny Anwar.
Di samping itu, bendahara dari kelompok tani berharap kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo agar dapat menyalurkan bantuan pendukung lainnya berupa multifator, alkon, exprai serta bibit buah-buahan dan sayur.
Pewarta: Rifaldi Saidi















