, Gorontalo – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gorontalo serta pengurus cabang olahraga (Cabor), optimis bisa melahirkan para atlit berprestasi meskipun tanpa anggaran.
Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua KONI Kabupaten Gorontalo, Irawan Huntoyungo, usai menggelar jalan sehat bersama para pelaku olahraga, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
Bahkan kata Irawan, sumber dana KONI saat ini hanya berasal dari para pengurus KONI dan pemerhati olahraga di Kabupaten Gorontalo.
“Antusias para pelaku olahraga di Kabupaten Gorontalo ini sangat luar biasa. Walaupun saat ini bisa saya bilang bahwa KONI Kabupaten Gorontalo tidak ada anggaran,” kata Irawan.
“Bahkan minggu lalu, dari PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Kabupaten Gorontalo meraih juara tiga pada Kejurnas di Manado, dan itu menggunakan dana pribadi,” sambungnya.
Bahkan, KONI Kabupaten Gorontalo menjadi pendaftar terbanyak cabang olahraga pada Porprov, yakni sebanyak 14 cabang.
“Ini menjadi spirit untuk kami (KONI Kabupaten Gorontalo) untuk bagaimana walaupun tanpa anggaran kita bisa maju. Bahkan dengan tanpa anggaran kita menjadi daerah dengan mengirim peserta terbanyak pada Porprov,” tutur Irawan.
Bagi Irawan dan pengurus cabang olahraga, anggaran bukan menjadi penghalang untuk bisa melahirkan atlit-atlit terbaik.
“Anggaran bukan menjadi penghalang bagi kami untuk membina dan menciptakan atlit-atlit berprestasi. Kita berupaya sebaik mungkin untuk membawa nama baik Kabupaten Gorontalo,” kata dia.
Lebih lanjut kata dia, pihaknya siap bertarung dan merebut setiap medali pada ajang Porprov nanti.
“Kami siap bertarung untuk meraih medali yang pernah diraih oleh Kabupaten Gorontalo di masa yang lalu. Memang mempertahankan itu sulit, tapi bagi kami KONI Kabupaten Gorontalo dan pengurus cabang olahraga, ini menjadi tantangan tersendiri untuk kami,” tandas Irawan. (Iyal)














