, Limboto- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus mengukuhkan komitmennya dalam mengembangkan tenaga kerja berkompeten untuk memasuki dunia kerja. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui serangkaian pelatihan yang secara rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo baru-baru ini mengadakan Pelatihan Tailor Made Kejuruan Pembuatan Kue dan Roti. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, pada Kamis, (07/12/2023), di UPTD BLK Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto. Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama dua pekan.
Bupati Nelson Pomalingo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Gorontalo memiliki potensi alam yang melimpah, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dia juga mengakui bahwa masih banyak peluang kerja yang belum dikelola dengan optimal. Oleh karena itu, pembenahan pada sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama.
“Sumber daya manusia adalah salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Pelatihan kompetensi seperti ini menjadi langkah positif Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk meningkatkan keterampilan masyarakat produktif,” ungkap Bupati Nelson.
Menanggapi kebutuhan masyarakat, pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan dalam pembuatan kue dan roti, tetapi juga memberikan dorongan ekonomi dengan menyediakan modal usaha kepada peserta yang memiliki keinginan untuk berwirausaha.
Bupati Nelson juga menyerukan agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memperhatikan pembenahan fasilitas di BLK sebagai tempat pelatihan pengembangan sumber daya manusia. Ia berharap agar berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat terus diimplementasikan, termasuk program pelatihan peningkatan SDM.
Sementara itu, Kepala Dinas Nakertrans, Kisman Ishak, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta, khususnya dari kecamatan Limboto dan Pulubala. Poin menarik dari pelatihan ini adalah penargetan kaum perempuan sebagai pesertanya.
“Pelatihan ini didanai oleh APBN Tahun 2023 dan merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendukung tenaga kerja yang berkompeten,” tambah Kisman Ishak.
Harapannya, pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi peserta, terutama kaum perempuan, sehingga mereka dapat lebih siap dan percaya diri saat memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pelatihan selama 15 hari.
Tentu, dorongan ini diharapkan akan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gorontalo.
(Daily17/Diskominfo)














