, Limboto- Kemeriahan hari santri di Kabupaten Gorontalo tidak hanya diramaikan oleh doa dan persembahan, tetapi juga dengan pertandingan bola kaki mini yang memikat di depan Rumah Adat Limboto, Senin (23/10/23). Tidak seperti pertandingan biasa, laga persahabatan antara PS. Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan PS. GP Anshor memperlihatkan keunikan tersendiri.
Pertandingan dengan hanya tiga pemain di setiap tim tersebut diadakan dalam semangat eksibisi, menampilkan nuansa sepakbola kampung tempo dulu yang memikat. Keunikan lainnya adalah penggunaan sarung sebagai seragam, menghadirkan nostalgia masa lalu yang kental.
Bupati Nelson Pomalingo, Sekda Roni Sampir, Kadis Sumanti Maku, dan Kadis Rahmat Mohamad memimpin tim Pemda dalam pertandingan sementara tim GP Anshor didukung oleh sejumlah tokoh seperti Aleg DPRD Jayusdi Rivai, Ketua Panitia Angki Adam, dan Kades Momala Farid Qiba. Hasilnya? Skor ketat 10-12 untuk kemenangan tim Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
“Kami merasa senang bisa menggelar pertandingan yang sederhana namun sarat akan makna. Ini bukan hanya soal skor, tapi juga bagaimana kita menjaga kebahagiaan dan silaturahmi,” ungkap Bupati saat ditanya tentang pentingnya pertandingan bola sarungan tersebut.
Pertandingan yang melibatkan sekolah ibtidaiyah dan madrasah ini menjadi bagian istimewa dalam peringatan hari santri tahun 2023. Meski bermain di lapangan yang terbatas, esensi kebersamaan dan semangat sportivitas terpancar jelas dari wajah-wajah yang berseri-seri.
Pertemuan yang berlangsung dalam semangat persaudaraan ini menegaskan bahwa kebersamaan tak melulu terpaku pada aturan atau lapangan resmi. Adakalanya, kesederhanaan dan kebersahajaan justru menjadi kunci membangun hubungan yang erat di antara sesama.
Dalam rangkaian peringatan hari santri yang diperingati setiap tahun, pertandingan bola sarungan ini memberikan warna baru, mengukuhkan nilai-nilai persahabatan, dan menegaskan bahwa kegembiraan tak selalu bergantung pada kemewahan.














