, Manado – Peran krusial dari sektor kesehatan menjadi prioritas bagi pemerintah guna mencapai program-program strategis, termasuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Poin penting ini disoroti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir, dalam acara pembukaan Harmonisasi Kolaborasi Evaluasi Transformasi Layanan Kesehatan Primer Terintegrasi Semester I dan Penguatan Pemanfaatan BNI Direct BOK Puskesmas.
Dalam pertemuan yang digelar di Swiss-Belhotel Maleson Manado pada Kamis, 20 Juli 2023, Roni Sampir mengungkapkan, “Dalam menghadapi tantangan yang begitu besar, peran sektor kesehatan sangat vital untuk berinovasi dalam mengatasi masalah stunting dan kualitas hidup lansia. Hal ini akan mendorong pelayanan yang optimal.”
Tak hanya berhenti pada inovasi, Roni Sampir juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan komitmen lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat mencapai kualitas yang lebih tinggi.
“Saya berharap bahwa kolaborasi dalam transformasi layanan kesehatan akan berdampak positif pada ketahanan masyarakat di Kabupaten Gorontalo, dengan konsistensi, kualitas, dan sinergi layanan yang akan berlanjut dari tahun ke tahun,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, mengungkapkan harapannya terhadap acara tersebut sebagai wadah yang memadai untuk meningkatkan harmonisasi kolaborasi dalam layanan kesehatan terintegrasi. “Output dari kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat di tingkat Kecamatan hingga Desa di Kabupaten Gorontalo,” ungkap Ismail.
Acara yang dihadiri oleh 183 peserta, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Direktur RSUD, Kepala Bidang, Pejabat Fungsional, Staf, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Gorontalo, berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 Juli 2023. Acara tersebut juga diintegrasikan dengan Pameran Inovasi Puskesmas yang turut menjadi bagian penting dari forum tersebut.
(rls)















