, Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui rencana penyaluran bantuan bibit kakao dan jagung kepada puluhan kelompok tani yang tersebar di wilayah tersebut.
Program bantuan itu disiapkan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kotamobagu sebagai langkah meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan petani di daerah.
Kepala Distankan Kotamobagu, Piter Suli, mengatakan bantuan akan diberikan kepada 77 kelompok tani yang terdiri dari 21 kelompok tani kakao dan 56 kelompok tani jagung di empat kecamatan.
Menurutnya, proposal bantuan telah diajukan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan saat ini tinggal menunggu jadwal penyaluran.
Ia menjelaskan, program tersebut mencakup pengembangan lahan seluas 100 hektare untuk tanaman kakao dan 288 hektare untuk budidaya jagung.
Pemerintah daerah berharap bantuan bibit tersebut dapat meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya para petani di Kota Kotamobagu.
Selain mendukung ketahanan pangan, pengembangan komoditas kakao dan jagung juga dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena tingginya permintaan pasar terhadap kedua komoditas tersebut.
Pemkot Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat daerah. (SM)















