, Gorontalo – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gorontalo meminta Media Massa ikut berperan dalam mencegah Penyalahgunaan Narkoba di lingkup swasta maupun di lingkup Pemerintahan.
Hal itu dibahas dalam rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkup swasta Kabupaten Gorontalo, Jumat (12/05/2022).
“Jangan sampai di lingkup swasta kita tidak lakukan pencegahan. Apalagi media massa ini punya peran penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan bahayanya narkoba ini,” ungkap Kepala BNNK Kabupaten Gorontalo, Roy Bau dalam sambutannya.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Maqna Kota Gorontalo tersebut dihadiri oleh para pelaku UMKM, perwakilan bank dan perusahaan media cetak, elektronik serta radio.
Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat mensosialisasikan bahaya narkoba di lingkup swasta masing-masing agar obat terlarang itu tidak tersebar lebih luas.
Roy Bau mengatakan, saat ini upaya pencegahan narkoba tidak hanya dilakukan di lingkup masyarakat saja, tapi juga dalam lingkungan swasta bahkan pemerintahan.
Pada kesempatan itu juga Roy meminta agar penjualan lem ehabon atau sejenisnya yang dapat memabukan dapat dilakukan pengawasan.
“Jika ada yang membeli lem seperti itu tolong diperhatikan, kalau hanya anak-anak, jangan dikasih, bahaya kalau sampai disalah gunakan,” tegasnya.
“Penjualannya harus mendapat ada perhatian khusus dari unsur terkait, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).” Pungkasnya. (Iyal)














