Boalemo — Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) terus berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata berbasis sumber daya lokal. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan Pelatihan Pemandu Wisata Pemuda Tingkat Kabupaten Boalemo Tahun 2025, yang digelar selama dua hari, 22–23 Juli 2025, di Aula Pantai Bolihutuo, Kecamatan Tilamuta.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam bidang kepariwisataan, khususnya sebagai pemandu wisata. Sebanyak 40 pemuda dari tujuh kecamatan terpilih mengikuti pelatihan ini melalui sistem open recruitment secara daring, dengan kriteria usia produktif (18–30 tahun), memiliki minat kuat di sektor pariwisata, dan siap berkontribusi langsung dalam pengembangan destinasi lokal.
“Potensi pariwisata Boalemo sangat besar, mulai dari pantai, kekayaan laut, hingga budaya lokal. Namun, semuanya butuh SDM yang andal. Karena itu, pelatihan ini menjadi penting sebagai langkah awal mencetak pemandu wisata profesional,” ujar perwakilan dari Disparpora Boalemo dalam sambutannya.
Pelatihan ini tak hanya memberikan pemahaman dasar tentang dunia kepariwisataan, namun juga menekankan pada teknik pemanduan, etika profesi, komunikasi efektif, serta peran pemandu sebagai duta wisata daerah. Para peserta dibekali materi teori dan praktik langsung, dengan pendekatan partisipatif untuk membentuk jiwa kepemimpinan, komunikasi publik, dan kemampuan naratif yang dibutuhkan dalam mendampingi wisatawan.
Dipilihnya Pantai Bolihutuo sebagai lokasi pelatihan juga menjadi simbol komitmen Boalemo menjadikan destinasi lokal sebagai ruang edukatif dan inspiratif. Pantai ini merupakan ikon wisata unggulan yang sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut melalui narasi dan interpretasi profesional dari para pemandu muda.
Selain aspek pelatihan, kegiatan ini juga bertujuan membentuk jejaring dan komunitas pemandu wisata pemuda di Boalemo. Dengan adanya komunitas ini, pemerintah berharap terjadi sinergi lintas wilayah dalam mengelola dan mempromosikan potensi lokal secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Pelatihan ini diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta Perda Kabupaten Boalemo Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah, dan didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan dibuka secara resmi pada Selasa pagi (22/7) dan diawali dengan registrasi serta pembagian materi pelatihan. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung hingga Rabu (23/7).
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan ke depan Boalemo tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kehangatan dan profesionalisme para pemandunya.
(D/09)














