, Kota Gorontalo – Kejadian tragis hilangnya seorang bocah kelas 6 SD di Kelurahan Pohe pada Jumat (04/08/2023) Sore telah menggegerkan warga setempat.
Namun, kini teka-teki yang menyelimuti peristiwa itu mulai terpecahkan setelah korban akhirnya ditemukan oleh sejumlah warga, yang ternyata masih keluarga dekat sang bocah yang menghilang.
Sejak laporan kehilangan diterima, tim Basarnas, aparat serta warga setempat bersatu padu dalam pencarian, berharap menemukan bocah malang tersebut dengan selamat.
Namun, takdir berkata lain. Korban mengambang di pesisir pantai sejauh 50 meter dari titik terakhir dia terlihat oleh saksi-saksi yang saat itu berada di tempat kejadian.
Detik-detik penemuan ini menjadi momen yang mendalam bagi seorang warga setempat yang dikenal sebagai “Ka Sule”. Sekitar pukul 23:30 wita, Minggu (06/08/2023), dia menemukan tubuh bocah malang itu dengan gemetar dan terpaku oleh pemandangan mengerikan yang terbentang di hadapannya.
Namun, ada satu hal yang menjadi petunjuk bagi keluarga korban. Mereka dapat memastikan bahwa jasad yang ditemukan merupakan sang anak yang mereka cari-cari. Inilah yang membuat pihak keluarga menyadari kehadiran gelang yang dipakai korban. Gelang tersebut memberikan kepastian menyakitkan bahwa sang bocah telah ditemukan dalam keadaan yang tragis.
Kematian misterius bocah ini meninggalkan banyak pertanyaan di benak masyarakat setempat. Bagaimana mungkin seorang bocah bisa berakhir dengan nasib yang mengerikan seperti ini?
Di tengah duka yang mendalam, masyarakat berharap agar keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan berat ini. Semoga almarhum bocah ini mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Tragedi ini juga harus menjadi pengingat bagi semua orang tentang pentingnya keselamatan anak-anak di sekitar wilayah perairan dan pantai.
(Rifaldi)














