JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan di Indonesia. Dalam kurun tiga tahun terakhir, BRI Peduli telah menyalurkan sebanyak 637 unit ambulans ke berbagai rumah sakit, puskesmas, dan klinik di sejumlah wilayah, termasuk daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Khusus pada tahun 2025, BRI Peduli menyalurkan 200 unit ambulans sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur layanan kesehatan nasional. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan penanganan pasien, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan respons medis segera.
Ambulans memiliki peran krusial sebagai sarana pertolongan pertama sebelum pasien mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit. Keberadaan fasilitas ini menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa, khususnya di wilayah dengan jarak tempuh yang jauh dan keterbatasan sarana transportasi medis.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa penyaluran ambulans tidak sekadar memperluas jangkauan layanan kesehatan, tetapi juga memastikan masyarakat di berbagai daerah memperoleh akses pertolongan darurat secara cepat dan tepat waktu. Menurutnya, ambulans merupakan ruang tindakan awal bagi tenaga medis untuk memberikan penanganan darurat sebelum pasien tiba di fasilitas kesehatan rujukan.
“Penyaluran bantuan ambulans oleh BRI Peduli bukan hanya bermakna sebagai pemberian fasilitas fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kemanusiaan serta dukungan terhadap kinerja tenaga medis sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien darurat,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/2025).
BRI, lanjut Dhanny, akan terus mengambil peran strategis dalam membangun akses layanan kesehatan yang inklusif sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Salah satu penerima manfaat bantuan ambulans BRI Peduli adalah RSU Aisyiyah Muntilan, Jawa Tengah. Direktur RSU Aisyiyah Muntilan, Dwi Ambarwati, mengungkapkan bahwa keberadaan ambulans tersebut sangat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan layanan medis, terutama pada situasi kritis yang membutuhkan penanganan cepat.
Menurutnya, bantuan ambulans dari BRI Peduli memungkinkan rumah sakit untuk lebih sigap dalam melakukan tindakan penyelamatan serta meningkatkan peluang keselamatan pasien. Selain itu, fasilitas tersebut turut mendukung pengelolaan rumah sakit dalam memperkuat sarana pelayanan, baik untuk kebutuhan rujukan internal maupun eksternal.
Dwi Ambarwati juga mengapresiasi kontribusi BRI Peduli yang dinilai sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam upaya pemerataan layanan kesehatan dan peningkatan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat.
Melalui program penyaluran ambulans ini, BRI Peduli terus mempertegas perannya dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.














