Malaysia– Penampilan membanggakan ditunjukkan oleh siswa-siswi Brillikids Leadership School Gorontalo dalam ajang internasional STICK (Science, Technology, Innovation, Creativity & Knowledge) 2025 yang digelar di Malaysia, Jumat (18/07/2025). Dalam kesempatan tersebut, mereka membawakan tarian tradisional Gorontalo, Tidi lo O’ayabu, yang berhasil memikat perhatian peserta dari berbagai negara.
Salah satu sorotan utama dalam penampilan tersebut adalah kehadiran Azkayra Erinina Ismail, siswi kelas 3 sekaligus cucu dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Tampil anggun dan penuh percaya diri, Azkayra bersama timnya menari di hadapan delegasi dari negara-negara Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand, Kamboja, dan tuan rumah Malaysia.
Tepuk tangan meriah mengiringi penampilan mereka, menandakan bahwa seni budaya Gorontalo mampu berbicara di kancah internasional. Kehadiran Azkayra juga menjadi simbol keterlibatan aktif generasi muda dalam pelestarian budaya lokal, sekaligus memperlihatkan dukungan nyata dari keluarga pemimpin daerah terhadap pendidikan dan kebudayaan sejak usia dini.
Menurut sejumlah pengamat pendidikan, keberhasilan penampilan ini tak lepas dari pendekatan unik yang diterapkan oleh Brillikids Leadership School. Sekolah ini dikenal mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pengembangan karakter, eksplorasi minat, dan pembentukan kepercayaan diri.
“Kami tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga ingin siswa kami berani tampil, berbudaya, dan membanggakan daerah asal mereka,” ungkap salah satu perwakilan Brillikids.
Tak heran jika sekolah ini kerap melahirkan siswa-siswi berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan visi mencetak generasi pemimpin masa depan yang mindful, meaningful, dan joyful, Brillikids terus mendorong murid-muridnya untuk berkembang secara holistik.
Penampilan Azkayra dan rekan-rekannya dalam ajang STICK 2025 menjadi bukti bahwa pendidikan yang mengedepankan karakter, budaya, dan prestasi mampu menghasilkan dampak besar. Lebih dari sekadar pertunjukan seni, ini adalah panggung untuk menunjukkan bahwa Gorontalo memiliki generasi muda yang siap membawa nama daerah ke level dunia.














