, Gorontalo – Anggota Komisi satu DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram A.Z Salilama langsungkan Reses masa sidang ke dua 2021/2022 di Kelurahan Siendeng Kecamatan Kota Barat, Rabu (10/11/2021).
Menariknya di tengah reses yang berlangsung, suara rakyat berhembus usung Fikram maju di bursa Pemilihan Wali Kota Gorontalo 2024 mendatang.
Menurut Ahmad Darise (52) salah satu warga Siendeng, Politik itu memang sifatnya relatif dimana setiap prinsip manusia itu pasti berubah-rubah, termasuk sikapnya, dengan mungkin ada pengaruh-pengaruh lain yang bisa membuat seseorang berubah pikiran.
Lanjut kata Ahmad, antusias masyarakat begitu luar biasa jika mendengar kehadiran Fikram Salilama di tengah mereka. Sejauh ini persoalan–persoalan yang menjadi aspirasi rakyat yang disampaikan pada reses, 90 persen bisa dilihat ialah wewenang pemerintah kota, namun dirinya tetap mengupayakan untuk menyampaikan hal tersebut ke wali kota, hal ini dilakukan agar tidak mengecewakan rakyatnya di dapil Kelurahan Siendeng.
“Sebagai perpanjangan tangan rakyat walaupun Bapak Fikram statusnya sebagai wakil rakyat di Provinsi Gorontalo, Alhamdulillah setiap aspirasi yang rakyat Siendeng sampaikan langsung dikomunikasikan ke Pemerintah yang bersangkutan. Harapan saya kedepan tentu kita tidak boleh pesimis untuk langkah kedepan, musti optimis,” tegas Darise Warga Kelurahan Siendeng.
Lanjut kata Darise, jika dilihat dari sepak terjangnya, yang sudah 5 periode menjabat sebagai anggota dewan mulai dari DPRD Kota Gorontalo hingga saat ini di DPRD Provinsi, sudah tentu dirinya (Fikram) sudah berpengalaman juga seperti apa dunia perpolitikan jadi tinggal bagaimana masyarakat nanti menyikapinya.
“Pada dasarnya kita kembalikan kepada masalah orang perorang, karena dalam pemilihan ada beberapa kategori, salah satunya pemilih cerdas maka kita pun tidak bisa membatasi hak politiknya,“ jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Fikram A.Z Salilama mengatakan pada prinsipnya sebagai anak organisasi Partai Golkar tentu dirinya sebagai kader tidak akan menolak jika dicalonkan, namun jika tidak dicalonkan pun tidak ada masalah.
“Jika saya tidak dicalonkan oleh partai, maka ada kader lain yang akan dicalonkan mau tidak mau harus saya dukung, insya allah tidak akan mengecewakan masyarakat yang mengusung saya, pada intinya kalau dicalonkan partai saya siap.” Tegas Fikram A.Z Salilama. (Daily31/Risman)














