Ghalib Minta Perjelas Ruang Kewenangan BWS untuk Atasi Masalah Sungai di Gorontalo

Dailypost.id
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalib Lahidjun

DAILYPOST.ID Gorontalo DPRD Provinsi Gorontalo terus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat terkait infrastruktur sungai. Hal ini terungkap dalam kunjungan reses yang dilakukan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) II Provinsi Gorontalo pada Kamis (19/11/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang ditemukan di lapangan, mendengarkan pemaparan program BWS tahun 2024, serta membahas rencana program 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Ghalib Lahidjun, menyoroti berbagai permasalahan sungai yang menjadi kekhawatiran masyarakat, khususnya di Kecamatan Dungaliyo.

Rekomendasi Produk TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini
Baca Juga:   Jalan Rusak hingga Masalah BPJS jadi Tuntutan Masyarakat Desa Huidu Utara pada Reses Adnan Entengo

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Ia menyebutkan bahwa masyarakat di Desa Botubolowe, Momala, Pangadaa, dan Pilolalenga menghadapi ancaman serius dari sungai yang semakin mendekati pemukiman warga.

“Menurut informasi masyarakat, ada sungai di wilayah tersebut yang sudah membahayakan karena semakin mendekat ke tempat tinggal mereka. Selain itu, sungai di dekat Dutulanaa hingga Bulota juga mulai longsor,” ungkap Ghalib

Ia menambahkan, dalam reses tersebut turut menghadirkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menjelaskan situasi terkini. Namun, berdasarkan penjelasan PU, kewenangan penanganan masalah sungai tersebut berada di bawah kewenangan BWS.

Baca Juga:   Komisi I DPRD Dorong Inspektorat Provinsi Gorontalo Selesaikan 15 Temuan Masalah dan 69 Rekomendasi

Oleh karena itu, Ghalib menekankan perlunya kejelasan batas kewenangan untuk memastikan keluhan masyarakat bisa segera ditangani.

Saya membutuhkan informasi tentang ruang lingkup kewenangan BWS agar kita dapat memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala BWS II Gorontalo menyatakan akan memberikan data lengkap terkait kewenangan BWS.

“Kami akan mengirimkan peta, data, atau tabel yang menunjukkan sungai-sungai mana saja yang berada di bawah kewenangan kami,” katanya.

Selain menyampaikan aspirasi masyarakat, kunjungan ini juga membahas progres program kerja BWS tahun 2024, termasuk proyek yang belum selesai, serta kendala yang dihadapi. Beberapa program strategis seperti rehabilitasi jaringan irigasi, pengendalian banjir, dan revitalisasi Danau Limboto menjadi sorotan utama.

Baca Juga:   Kapolres Gorontalo Kota Kunjungi DPRD Provinsi Gorontalo Bahas Kamtibmas Jelang Pilkada 2024

Rencana program tahun 2025 juga menjadi topik diskusi, mencakup rehabilitasi bendungan, perbaikan jaringan irigasi, serta pengendalian banjir di wilayah Gorontalo. DPRD dan BWS sepakat untuk meningkatkan koordinasi demi percepatan realisasi proyek-proyek ini.

(d09)
Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b

FOLLOW US ON FACEBOOK
FOLLOW US ON INSTAGRAM
FOLLOW US ON TIKTOK
@dailypost.id
ekakraf multimedia