Gorontalo — Ribuan pelari membanjiri ruas jalanan Kota Gorontalo saat Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 resmi digelar, Minggu (07/12/2025). Dengan dominasi warna biru pada jersey peserta, event lari terbesar kedua di Gorontalo ini menjadi magnet sport tourism yang menarik perhatian peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Event ini merupakan program Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, sekaligus bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Gorontalo. GHM 2025 telah masuk dalam kalender nasional event lari, yang turut memperkuat citra Gorontalo sebagai destinasi sport tourism di kawasan timur Indonesia.
Kategori Half Marathon 21K dilepas lebih awal pukul 04.45 WITA oleh Ketua Panitia, Danial Ibrahim. Sementara kategori 10K dan 5K dilepas langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo.
“Semoga GHM 2025 ini bisa mendatangkan manfaat terutama bagi para pelari, Insya Allah sehat walafiat dan semakin bugar,” ucap Gubernur Gusnar dalam sambutannya.
Ia turut menyambut para pelari dari luar daerah.
“Selamat datang di Gorontalo. Jangan lupa menikmati destinasi wisata yang ada di sini,” tambahnya.
Total peserta mencapai 5.000 pelari, dengan rincian:
Kategori Jumlah Peserta
– 5K: 3.250 pelari
– 10K: 1.000 pelari
– 21K: 750 pelari
Ketiga kategori memiliki jadwal flag-off berbeda:
– 21K: 04.45 WITA
– 10K: 05.15 WITA
– 5K: 05.30 WITA
Semua kategori mengambil rute dengan titik start dan finish di Lapangan Taruna Remaja, yang sejak dini hari telah dipadati peserta dan penonton.
Tahun ini, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp201 juta. Tiga kategori perlombaan dipertandingkan, yakni:
– Pelajar
– Umum
– 21K Master
Untuk menjaga kelancaran lomba, penyelenggara menetapkan cut off time (COT) sebagai berikut:
– 21K: 3 jam 45 menit
– 10K: 2 jam 30 menit
– 5K: 1 jam 30 menit
GHM 2025 menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus momentum memperkenalkan potensi wisata, kuliner, dan budaya Gorontalo kepada peserta dari luar daerah.
Dengan tingginya partisipasi tahun ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis GHM akan terus berkembang menjadi agenda sport tourism berskala lebih besar di masa mendata(














