Limboto — Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, kembali ke tanah Gorontalo dengan misi mendesak setelah kunjungannya dalam urusan dinas di luar daerah. Saat tiba di Bandara Djalaluddin, Minggu (30/06/2024), ia segera melanjutkan langkahnya untuk mengevaluasi dampak parah banjir yang baru-baru ini melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Gorontalo.
Kejadian ini tidak hanya mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, tetapi juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat setempat. Bupati Nelson Pomalingo, didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengunjungi beberapa lokasi terdampak, termasuk Jembatan Pasar Pulubala, Jembatan Upomela, dan Jembatan Momala di Desa Biluhu Barat. Infrastruktur-infrastruktur ini rusak parah akibat serangan banjir yang melanda.
“Dalam situasi seperti ini, prioritas kami adalah memastikan agar akses dan mobilitas warga dapat kembali normal dengan segera,” ujar Bupati Nelson Pomalingo.
Ia menegaskan komitmennya untuk segera memulai proses perbaikan yang diperlukan guna mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat Gorontalo yang terdampak.
Selain mengevaluasi kerusakan fisik, Bupati Nelson Pomalingo juga menggelar dialog dengan warga terdampak banjir. Tujuannya adalah untuk mendengarkan langsung keluhan serta kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama dengan berbagai pihak terkait akan terus bekerja keras untuk mempercepat rehabilitasi dan penanggulangan dampak bencana ini,” tambahnya.
Dengan komitmen yang jelas dan tindakan yang tanggap, diharapkan bahwa upaya pemulihan pasca-banjir di Kabupaten Gorontalo dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan dan keamanan masyarakat setempat.















